oleh

BPJS Kesehatan Langsa Sosialisasikan e-Dabu Versi 4.2

PENANEGERI, Langsa – BPJS Kesehatan Cabang Langsa melakukan sosialisasi plikasi e-Dabu versi 4.2, kepada 25 badan usaha yang ada di wilayah Kota Langsa dengan versi terbaru, Selasa (27/8).

Pimpinan PT Aneka Guna, Karifuddin Ciawi mengatakan, bahwa aplikasi e-Dabu ini sangat mudah diakses untuk sekarang karena sudah tidak perlu menunggu aproval dari BPJS Kesehatan lagi.

Hal serupa juga diungkapkan HRD PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Aceh, Suheri Sunglon-i. Dirinya sangat antusias dengan aplikasi e-Dabu versi 4.2 ini. Menurut Heri aplikasi ini sudah memudahkan pengalihan kepesertaan PPU-BU antar perusahaan apabila ada mutasi tambah kurang pekerja.

“Kami sangat senang karena bisa langsung mengeksekusi tambah kurang peserta langsung dari kantor tanpa harus ke BPJS Kesehatan lagi, seperti yang diketahui PTPN I merupakan salah satu BU BUMN yang berada di Kota Langsa dan memiliki jumlah tenaga kerja terbanyak,” ungkap Heri.

Sementara itu, Kepala Bidang Perluasan Peserta dan Kepatuhan BPJS Kesehatan Cabang Langsa, Riska Mareba Meliala menjelaskan, bahwa kegiatan yang dilaksanakan bertujuan agar badan usaha memahami aplikasi e-Dabu versi 4.2, mengingat ini merupakan update terbaru dari aplikasi itu sendiri.

Baca Juga  Tak Bisa Baca Alquran, Calon Siswa SMK di Bireuen Gugur

Ia juga menambahkan bahwa dalam sosialisasi tersebut, badan usaha juga dapat langsung mencoba membuka aplikasi tersebut, sehingga dapat mengurangi permasalahan yang terjadi dikemudian hari akibat belum familiarnya aplikasi ini kepada badan usaha.

“Untuk Kota Langsa kami bagi menjadi 4 kelas, dan ini merupakan kelas pertama dan masih ada 3 kelas lagi yang akan dilakukan dalam waktu dekat, serta untuk Kabupaten Aceh Timur, Aceh Tamiang dan Aceh Tenggara yang merupakan wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Langsa juga akan dijadwalkan untuk disosialisasikan aplikasi ini,” terang Riska.

Diirnya berharap dengan disosialiasikan aplikasi e-Dabu versi 4.2 ini semakin mempermudah dan mengakomodir kebutuhan badan usaha dalam mutasi tambah kurang peserta serta semakin meningkatkan kepuasan peserta terhadap Program JKN-KIS.

Komentar

Berita Terbaru