oleh

Bradley Smith : Cedera Sangat Menjengkelkan

PENANEGERI, Moto GP – Bradley Smith harus membayar harga yang cukup tinggi hanya untuk musim gugur ketiganya tahun ini, saat ia mengalami cedera jari pada perlombaan MotoGP bulan Juni di Catalunya.

Tangan kiri pembalap Red Bull KTM itu terselip di bawah stang saat latihan bebas musim gugur, sehinga terjadi hal mengerikan di jari kelingkingnya.

Meskipun cangkok kulit akhirnya dibatalkan, pembalap asal Inggris tersebut melewatkan sisa akhir pekan di Barcelona dan tes pasca-balapan, sebelum kembali tiga minggu kemudian di balapan Assen.

Baca : Smith Tak Sabar Ingin Kembali ke Sirkuit Assen

Tapi menjelang musim panas di Sachsenring, jari-jarinya masih belum pulih sepenuhnya.

Smith, yang masih harus menjalani pemeriksaan pada kakinya karena insiden di MotoGP Jepang tahun lalu, mengakui bahwa dia tahu kapan harus kembali dan akan lebih baik jika dia berhasil membuat comeback.

“Apa yang Anda anggap pantas atau tidak sesuai? Di mana Anda menetapkan batasan dari apa yang dapat Anda lakukan? Hanya ada sedikit penelitian tentang kekuatan yang perlu diterapkan pada pembalap motor seperti ini. Jika dibandingkan dengan olahraga seperti sepakbola, maka akan mudah untuk dilihat hasilnya. Mereka tahu apa yang mereka butuhkan untuk dapat melakukannya, jadi sampai seorang kembali lebih baik, yang lainnya bisa menggantikannya,” ujar Smith dikutip dari autosport.cin, Minggu (16/7)

Menurutnya, tapi ini adalah olahraga yang sangat berbeda, persaingan individu dan membawa nama tim, dan ketika mencetak beberapa poin maka Anda harus mengevaluasi agar lebih konsisten.

“Tidak banyak orang yang bisa melakukan apa yang kita lakukan, jadi jika anda mencapai 5-10% dari yang terbaik, itu bisa menjadi catatan yang lebih baik dari orang lain,” sambung Smith.

Meski demikian, Smith dengan senang hati melihat apa yang bisa diambil dalam hal mencegah pembalap mengalami cedera atau operasi yang lebih serius.

“Hal yang baik dan masuk akal adalah semakin banyak pabrikan yang benar-benar mengambil keputusan atas situasi pengendali (kebugaran). Dalam tim medis, saya yakin mereka membuat keputusan yang juga penting,” tambahnya.

“Saya sangat menyukai gagasan tentang apa yang dilakukan Suzuki dengan Rins. Mereka akan membawanya kembali saat dia benar-benar siap untuk melakukannya. Saya percaya pembalap seperti Rin adalah orang yang beruntung,” tandasnya.2

Sebelumnya, smith telah mencetak delapan poin untuk tim KTM pada paruh pertama musim Moto GP ini.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *