oleh

Brendan Rodgers Frustasi Dengan Gaya Bermain Celtic

PENANEGERI, Sepakbola – Brendan Rodgers meminta para pemain Celtic untuk belajar dari “hal sulit” setelah mereka dikalahkan 5-0 oleh Paris Saint-Germain.

Dikalahkan 7-0 oleh Barcelona dalam pertandingan pembuka grup di Liga Champions musim lalu, klub berbasis Glasgow itu kebobolan tiga kali sebelum jeda istirahat di Parkhead melawan PSG yang sangat mendominasi.

Edinson Cavani mencetak dua gol sementara Neymar dan Kylian Mbappe juga mencetak gol untuk klub Prancis tersebut, dengan Mikael Lustig membantu tim tamu menambahkan skor dengan gol bunuh diri di menit-menit akhir.

Sementara mengakui PSG sangat mengesankan, Brendan Rodgers merasa Celtic menunjukkan perlawanan terhadap raksasa Prancis, terutama di babak pertama.

“Kami bisa lebih baik di babak pertama, kami terlalu pasif, tidak menekannya dengan cukup baik dan bertahan,” kata mantan manajer Liverpool itu saat konferensi pers pasca-pertandingan, dilansir Sky Sport, Rabu (13/9).

“Pada paruh pertama babak kedua, kami jauh lebih baik tapi Anda selalu bisa mengakui melawan para pemain dengan kualitas itu. Ini adalah skuad fenomenal yang dimiliki Paris tapi saya bangga dengan para pemain di babak kedua dan dukungan terlihat sangat hebat. Malam ini, mereka terus memberikan suara-suara positif du stadion,” lanjutnya.

“Pada tingkat ini Anda harus terus mempertahankan bola, dan Anda harus memiliki kepercayaan itu. Pada periode pembukaan, terlalu banyak ruang, fisik para pemain tidak seperti apa adanya, tidak berjalan dengan apa yang kami inginkan. Ini pelajaran yang sulit, sebuah pelajaran yang berat bagi kami, ini adalah level yang bisa kami pelajari, dan malam ini kami akan belajar dari itu semua,” sambung Rodgers.

Kekalahan 5-0 adalah kekalahanmemalukan Celtic di kompetisi Eropa, meski Rodgers melihat cukup perkembangan di babak kedua untuk menyatakan timnya masih bisa bersaing dalam grup yang juga termasuk Anderlecht dan Bayern Munich.

“Saya tidak khawatir dengan rekor negatif. Malam ini kami bermain melawan tim kelas dunia, tapi di babak kedua – selalu mudah bermain di keunggulan 0-3, saya ingin mereka memulai lebih baik kedepannya,” tambah Rodgers.

“Jika kami menjadi lebih baik, kami bisa mencapai tujuan utama, yaitu sepak bola Eropa setelah Natal. Ini adalah ambisi klub dan tujuan kami, untuk mengembalikan Celtic sebagai klub disegani di dunia,” tandasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *