oleh

Bupati Abdya Hadiri Kenduri Masa Tanam Rendengan

PENANEGERI, Aceh Barat Daya – Bupati Abdya, Akmal Ibrahim, SH menghadiri langsung pelaksanaan Kenduri (Syukuran) turun ke sawah masa tanam rendengan tahun 2017 yang di helat di kawasan irigasi, Desa Panton Raya, Kecamatan Blangpidie, Aceh Barat Daya (Abdya), Sabtu (14/10).

“Menghadiri Acara kenduri Sawah ini adalah yang Pertama kali selama saya menjabat Bupati Abdya. Kenduri sawah akan tetap dijaga sampai Kapan pun, karena merupakan salah satu rangkaian zikir Kepada Allah SWT. Nilai sedekah dalam bekerja merupakan suatu Ibadah yang bernilai tinggi dihadapan Allah, sebagai salah satu upaya memenuhi kebutuhan hidup keluarga secara halal,” demikian disampaikan Bupati Abdya, Akmal Ibrahim, SH dalam sambutannya.

Bupati menjelaskan, selaku kepala daerah dirinya akan berusaha mempermudah setiap urusan masyarakat dengan memanfaatkan kewenangannya sebagai Bupati Abdya. Pemda akan mengkoneksikan semua saluran Irigasi, baik irigasi sayap kanan maupun sayap kiri, sehingga tidak ada lagi kendala dalam pengairan sawah.

“Semua perangkat harus bertanggung jawab penuh terhadap setiap kendala yang dihadapi dilapangan, jangan mengharapkan semuanya kepada pimpinan. Harapannya semoga pada pelaksanaan tanam sawah nantinya akan mendapatkan rahmat dan karunia Allah SWT, sehingga mendapatkan hasil yang baik,” seru Akmal Ibrahim.

Sebelumnya, ketua pelaksana acara kenduri sawah, Camat Blangpidie, Zubaili Latief menyampaikan, di Kecamatan Blangpidie sudah mulai melakukan pembajakan, dan minggu depan semua sawah telah selesai dibajak. Hingga kini belum ada hambatan yang dihadapi dalam pembajakan sawah.

“Kami berharap agar Bupati Abdya menambah tenaga penyuluhan, karena tenaga penyuluh yang ada saat ini belum memadai,” tandasnya.

Selain dihadiri Bupati Abdya, kenduri tersebut juga dihadiri oleh perwakilan Dandim 0110/Abdya, Kapten Arh Dwi Sugiarto. Perwakilan Kapolres Abdya, Iptu Amri Chan, Sekdakab Abdya, Drs Thamrin. Sekretaris Dinas Tanpan Kabupaten Abdya serta unsur Forkopimcam Blangpidie dan para penyuluh pertanian.

Seperti diketahui, kenduri sawah merupakan suatu tradisi kearifan lokal daerah setempat sebelum dimulainya kegiatan yanam padi secara Serentak, yang bertujuan untuk mendapatkan Keberkahan dan Rahmat Allah SWT, serta hasil yang memuaskan. Dalam pelaksanaan kenduri juga dilakukan pembacaan Samadiyah secara berjamaah yang dipimpin Tgk Zamzami.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *