oleh

Bupati Bireuen : Lahirnya Pembangunan Daerah Mengurangi Tingkat Kemiskinan di Bireuen

PENANEGERI, Bireuen – Untuk tercapainya masyarakat yang sejahtera sesuai dengan visi dan misi yang harus diwujudkan, maka SKPK harus sama-sama mengdepankan aspirasi masyarakat, dengan lahirnya pembangunan daerah, maka dapat mengurangi tingkat kemiskinan.

Hal itu dikatakan Bupati Bireuen, H Saifannur dalam Musyawarah Forum Satuan Kerja Perangkat Kabupaten Bireuen, Tahun 2019, di Aula Setdakab Lama, Bireuen, Senin (11/3).

“Sebenarnya pembangunan itu tidak hanya ditafsir dengan infrastruktur, tetapi lebih dari itu. Tapi pendidikan, kesehatan serta akhlak juga bagian dari pembangunan daerah,” katanya.

Diakui Saifannur, belakangan ini hasil akhir dunia pendidikan kita mulai menurun, dan ini perlu dilakukan evaluasi bersama, bukan hanya tanggjawab dinas, guru dan kepala sekolah, tapi tanggungjawab bersama.

Bireuen memiliki segala hal, bahkan dulu Bireuen sangat dikenal dengan dunia pendidikan, sekarang kita juga memiliki universitas dan beberapa sekolah yang bagus, SDM yang handal.

“Tapi yang anehnya, ada sarjana yang datang ke saya, minta kerja di Pemkab Bireuen, meski tidak digaji. Sementara saya bangga dengan seorang lulusan STM, Ia membuka bengkel las, dan mampu mempekerjakan orang lain, seharusnya tamatan sarjana juga memiliki hal seperti itu,” sebutnya.

Baca Juga  Petani di Aceh Utara Panen Padi dengan Combine Harvester

Bupati Saifannur menyebutkan, tujuan Musrenbang ini mengatur kembali pembangunan, tak hanya pembangunan jalan, namun yang paling utama moralitas, membutuhkan biaya yang lebih serius.

“Sekali lagi saya tegaskan, mari sama-sama membangun Aceh, bukan hanya dinas B, tapi semua SKPK, dan kepala dinas juga jangan malas, sebab selama ini masih ada kadis yang eggan menjumpai saya, sekedar melaporkan kegiatannya. Entah takut karena saya minta sesuatu,” sebutnya.

Komentar

Berita Terbaru