oleh

Bupati Bireuen Marah, Lahan Peternakan di Juli Kembali Ditumbuhi Semak Belukar

PENANEGERI, Bireuen – Seluas 66 hektar lahan Peternakan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen, di Desa Ranto Panyang, Kecamatan Juli, kabupaten setempat kembali ditumbuhi semak belukar.

Awalnya, lahan tersebut sudah pernah dibersihkan oleh Pemkab setempat guna dimanfaatkan untuk membudidaya hewan ternak sapi.

Dalam kunjungan, Kamis (11/7) sore kemarin, Bupati Bireuen, H Saifannur terlihat marah dan kecewa. Pasalnya lahan yang telah dibersihkan tersebut tidak terawat dan kembali ditumbuhi semak belukar.

“Saya benar-benar kecewa dengan kondisi ini. Lahan peternakan ini sudah pernah dibersihkan dan jadikan kawasan wisata peternakan, tapi kondisinya kembali ditumbuhi semak seperti ini,” tegasnya.

Dengan kondisi seperti ini, tentu Ia merasa kecewa terhadap petugas atau dinas terkait yang mengelola lahan peternakan itu.

Diakui Saifannur, lahan seluas 66 hektare ini awalnya sempat terlantar akibat konflik dan pemerintah kembeli berinisiatif membersihkan dengan alat berat, tujuannya dapat dikembangkan lagi.

“Tapi yang herannya, kondisi sekarang tambah parah dan ditumbuhi semak. Baru beberapa bulan tidak kita tinjau, kondisinya sudah menjadi hutan lagi,” kata Saifannur.

Baca Juga  Korban yang Ditusuk Pisau di Peulimbang Bireuen Jalani Operasi

Untuk kedepan, kita minta dinas terkait termasuk penjaga dan pengelola lahan peternakan ini segera membersihkan kembali dan harus merawat agar tidak menjadi hutan lagi.

“Saya tegaskan, dinas harus membersihkan segera, kita ingin lahan pertenakan ini dapat dijadikan lokasi wisata pertenakan, bukan untuk jadi hutan lagi,” harap Saifannnur.

Komentar

Berita Terbaru