oleh

Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari Ditetapkan Sebagai Tersangka oleh KPK

PENANEGERI, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari Selasa (26/9) telah melakukan penggeledahan di Kantor Bupati Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Penggeledahan di Kantor Bupati Kukar ini setelah KPK menetapkan Bupati Kukar Rita Widyasari sebagai tersangka.

Wakil Ketua KPK La Ode M Syarif mengatakan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rita Widyasari secara resmi telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Iya sudah ditetapkan sebagai tersangka, nanti akan diberitahukan lebih lanjut,” ujar La Ode saat rehat rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR RI, (26/9) kepada wartawan.

“Penggeledahan terkait penyidikan kasus Bupati Kukar. Bupati Kukar benar sudah ditetapkan sebagai tersangka,”tegas Wakil Ketua KPK Laode M Syarif saat dicegat di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa, (26/9).

Namun mengenai kasus apa yang menjerat Rita, belum dijelaskan secara rinci oleh KPK. Pihak KPK menyatakan nanti kasus ini akan dijelaskan dalam jumpa pers.

“Nanti ada jumpa pers,” jelas Wakil Ketua KPK La Ode M Syarif.

Lebih Lanjut Wakil Ketua KPK La Ode M Syarif menjelaskan bahwa kegiatan KPK di Kantor Bupati Kukar bukan operasi tangkap tangan (OTT), melainkan kegiatan penggeledahan.

Ia menegaskan bahwa kegiatan penggeledahan itu bisa dilakukan setelah penetapan tersangka.

“Jadi sebeumnya penetapan tersangka, hari ini bisa kita langsung lakukan penggeledahan. Tapi kegiatan hari ini bukan OTT tapi penggeledahan,” jelas Wakil Ketua KPK La Ode M Syarif, ditengah rehat dengar pendapat dengan Komisi III di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/9).

“Ibu Rita itu ditetapkan sebagai tersangka betul, tapi bukan OTT (operasi tangkap tangan),” kata Wakil Ketua KPK La Ode M Syarif.

Wakil Ketua KPK La Ode M Syarif mengatakan, penetapan tersangka tersebut dilakukan melalui pengembangan penyelidikan yang dilakukan KPK. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar