oleh

Cabai Merah Langka di Aceh Utara, Harganya Tembus Rp 70 Ribu Per Kilo

-Aceh, Ekonomi-27 views

PENANEGERI, Aceh Utara – Cabai merah mulai langka di beberapa pasar tradisional di Kabupaten Aceh Utara sejak  memasuki momen hari ‘Meugang’ (tradisi Aceh). Selain itu, harganya pun merangkak naik hingga Rp 70 ribu per kilogram.

“Sudah sejak seminggu yang lalu harganya naik menjadi Rp 70 ribu per kilogram. Ini tergolong harga yang tinggi, karena sebelumnya harga cabai merah ini hanya Rp 35 ribu per kilogram. Barangnya pun mulai langka. Yang saya jual ini yang kemarin saya simpan,” kata Khaidir (40) salah seorang pedagang sembako di Pasar Tradisional Pantonlabu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, kepada Penanegeri.com, Minggu (2/6).

Ia juga mengatakan, minimnya ketersediaan cabai merah di pasar diakibatkan harganya yang masih tinggi. Bahkan tidak banyak terlihat pedagang yang menjual cabai merah seperti biasanya. Sebelum harganya naik, ia mengaku dapat menjual hingga 20 kilogram cabai per hari. Namun sejak harganya naik, dirinya mengurangi stok cabai merah.

“Mahal karena ketersediaan barang tidak ada. Coba kalau ada barangnya, harganya lumayan murah. Tapi kalau cabai merah ini standar rata-rata harganya sekitar Rp 35 hingga Rp 40 ribu. Ada juga penjual sengaja tidak menjual cabai merah karena harganya sangat tinggi dan berisiko tidak laku,” terang Khaidir.

Baca Juga  Ini 4 Tari Tradisional yang Paling Terkenal di Aceh

Dirinya berharap kepada daerah-daerah penghasil cabai merah, misalnya daerah dataran tinggi Bener Meriah, Takengon, bahkan Medan, Sumatera Utara untuk terus memasok cabai merah ke pasar tradisional Pantonlabu, karena permintaan cukup tinggi selama momen Hari Raya Idulfitri.

Komentar

Berita Terbaru