oleh

Cabuli Anak di Bawah Umur, Seorang Pelajar Langsa Dibekuk Polisi

PENANEGERI, Langsa – Polres Langsa berhasil membekuk seorang pelajar karena diduga membawa kabur serta melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur berinisial, SW (15).

“Benar kita telah meringkus pelaku, RH (17) warga Langsa, pada Minggu (9/6),” sebut Kapolres Langsa, AKBP Andy Hermawan, SIK, M.Sc, melalui Kasat Reskrim, Iptu Agung Wijaya Kusuma, SIK kepada Penanegeri.com, Selasa (11/6).

Ia menjelaskan, kejadian itu bermula pada Kamis, (6/6) sekira pukul 10.00 WIB, dimana saat itu teman korban datang untuk bersilahturahmi, kemudian sekira pukul 16.00 WIB, korban pergi bersama temannya menginap di Gampong Lengkong, Kecamatan Langsa Baro, tanpa memberitahu orang tuanya.

Lalu, keesokan harinya, Jumat (7/6) sekira pukul 15.00 WIB. pelaku (pacar korban) datang menjumpai korban di rumah teman tersebut dan pelaku menyuruh korban untuk pulang ke rumahnya namun korban mengatakan tidak mau pulang ke rumahnya.

Kemudian, pelaku mengajak korban pergi ke rumah teman pelaku di Kecamatan, Gedong, Kabupaten Aceh Utara guna tinggal di sana dan sesampainya di sana teman pelaku tidak memberikan izin untuk tinggal di rumahnya, sehingga sekira pukul 03.00 WIB, pelaku dan korbanpun kembali ke Langsa dengan menggunakan Mobil L300 dan pada saat perjalanan itu pelaku melakukan pencabulan.

Baca Juga  Jelang Jalan Sehat Prabowo-Sandi, Ribuan Warga Mendaftar di BPN Langsa

Sesampainya di Langsa, kata Kasat Reskrim, pelaku sempat membujuk korban untuk pulang ke rumahnya, namun korban tetap tidak mau pulang dan pelakupun mengajak kembali korban untuk tinggal di rumah temannya di Banda Aceh.

Kemudian, pelaku dan korban pergi ke Banda Aceh dengan menggunakan mobil L300, setibanya di Banda Aceh sekira pukul 16.00 WIB pelaku dan korban menjumpai teman pelaku untuk memberi tempat tinggal kepada korban di rumahnya, tapi teman pelaku tidak memberikan izin.

Selanjutnya, pelaku dan korbanpun langsung kembali ke Langsa, dan seribabya di Langsa, Minggu (9/6) sekira pukul 13.00 WIB, pelaku kembali meminta korban untuk pulang namun korban tidak mau pulang ke rumahnya dan pelakupun membawa korban ke rumah teman perempuan pelaku di Simpang Comodor.

Sambung Kasat lagi, atas perbuatannya pelaku dipersangkakan melanggar Pasal 332 KUHPidana jo Pasal 82 Undang – Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak Subs Pasal Undang – Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.

Baca Juga  Ini Hasil Pleno Penghitungan Suara Presiden, DPR RI dan DPRA di KIP Bireuen

“Saat ini pelaku telah diamankan di Polres Langsa guna dilakukan proses penyidikan lebih lanjut,” tutup Kasat.

Komentar

Berita Terbaru