oleh

Caleg Muda Ditantang Mahasiswa Adu Gagasan di Kampus

-Aceh-121 views

PENANEGERI, Banda Aceh – Menanggapi pemilu yang akan dilaksanakan pada 17 april mendatang, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) menilai, selama dua kali debat yang telah dilaksanakan oleh KPU sangat minim membicarakan hal substantif mengenai pembangunan masa depan bangsa.

Begitu juga dengan tim pemenangan masing-masing calon baik itu Badan Pemenangan Nasional (BPN) dan Tim Kampanye Nasional (TKN) dari berbagai media lebih banyak membicarakan permasalahan personal masing-masing capres dan cawapres.

“Oleh karena itu, BEM Unsyiah melihat kondisi ini justru tidak mencerdaskan rakyat. Bahkan dari awal kampanye sampai sekarang, rakyat kurang mendapatkan narasi-narasi yang membangun peradaban Indonesia kedepan. Hal tersebut mendapat perhatian khusus bagi kalangan mahasiswa sebagai kontrol sosial.

“Momen ini, membuat mahasiswa geram terutama BEM Unsyiah,” ujar Ketua BEM Unsyiah, Rival Perwira, Selasa (12/3).

Ia menjelaskan, BEM Unsyiah yakin jikalau hal seperti ini terus terjadi maka gagasan-gagasan yang akan dibangun tentunya akan berefek pada pembangunan isu daerah. Oleh karena itu, BEM unsyiah akan menantang adu gagasan para caleg, terutama caleg-caleg muda yang ikut berpartisipasi dalam pemilu kali ini.

Baca Juga  JaDI Minta KIP Petakan Potensi Masalah Sejak Dini

“Pasalnya, ide-ide dan gebrakan yang mereka bawa tentunya akan ditunggu-tunggu untuk membangun Aceh khususnya dan Indonesia pada umumnya. BEM Unsyiah menantang para caleg-caleg muda Aceh untuk menyampaikan strategi dan langkah kongkrit yang akan dilakukan,” ungkapnya.

“Apakah caleg-caleg muda tidak memiliki gagasan untuk membangun Aceh? Buktikan jikalau layak menjadi wakil rakyat yang mengatasnamakan Aceh, tentunya harus punya narasi-narasi yang membangun Aceh sekaligus kesejahteraan rakyat Aceh,” cetusnya.

BEM Unsyiah pun mengaku siap memfasilitasi para caleg muda untuk adu gagasan yang dibentuk dalam sebuah kegiatan yang dinamakan Aceh Lawyers Club.

“Kegiatan ini pastinya akan berhadapan langsung dengan mahasiswa sebagai panelis. Pertanyaan-pertanyaan kritis siap mengujani para caleg-caleg muda Aceh untuk menguji kelayakan mereka sebagai calon wakil rakyat Aceh,” tutup Rival.

Komentar

Berita Terbaru