oleh

Cetak Gol, Paulinho Dipuji Valverde

PENANEGERI, Sepakbola – Ernesto Valverde memuji kekuatan Paulinho setelah mencetak gol kemenangan Barcelona atas Getafe di lanjutan La Liga pada hari Sabtu.

Dua pemain pengganti Valverde, Denis Suarez dan Paulinho, menambah serangan setelah jeda istirahat, dimana pemain asal tersebut mencetak gol disaat menentukan.

Itu terjadi setelah babak pertama yang mengerikan yang membuat tim tamu kehilangan Ousmane Dembele karena cedera hamstring, ketika Gaku Shibasaki mencetak gol spektakuler untuk Getafe.

Langkah Paulinho senilai € 40 juta dari Guangzhou Evergrande bulan lalu banyak yang mempertanyakan, namun Valverde membuat satu titik untuk memuji dia dan Suarez serta dampak Deulofeu yang datang dari bangku cadangan setelah meraih kemenangan keempat berturut-turut di La Liga.

“Kami ingin menembus batas, melangkah lebih dalam. Jika tidak, kami akan tertahan sampai di tingkat ini. Deulofeu sangat berani melawan pemain lain, Denis terlihat sangat tenang dengan umpan dan golnya, dan Paulinho berhasil dengan kekuatannya,” kata Valverde dilansir Sport, Minggu (17/9).

“Gol sangat penting bagi mereka (Suarez dan Paulinho) sebagai individu, ini memberi mereka kepercayaan diri. Ini juga menunjukkan bahwa skuad memiliki kedalaman dan kami memiliki banyak pemain yang dapat berkontribusi, dan itu termasuk pemain yang tidak ada di sini,” tambahnya.

“Mereka bisa maju dan mereka memiliki tujuan di dalamnya. Kami belum banyak melakukan rotasi sejak melawan Juventus, mereka yang memberi kami kesegaran dan produktivitas akhir. Entah itu satu pemain atau lainnya, yang melayani kami dengan baik adalah mengetahui bahwa kami mampu bereaksi,” sambung Valverde.

Valverde yang sengaja tidak mengubah sistem permainan, menambahkan, “Akan ada banyak waktu ketika Anda membuat perubahan dan tidak ada yang terjadi atau apa yang Anda pikirkan tidak akan terjadi,” terangnya.

Pelatih Barca itu juga sepakat dengan Suarez, karena merasa lapangan tidak membantu timnya saat mereka berjuang mencapai puncak permainan.

“Kemenangan tersebut memperkuat kami karena sulit untuk maju, mereka menekan kami dengan baik dan sulit untuk menciptakan bahaya. Mereka menutup pergerakan kami dengan baik dan menekan. Kami berjuang lebih keras karena lapangan agak sulit. Tapi terlepas itu, kami mendapatkan hasil terbaik,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *