oleh

Curi Emas Mantan Majikannya Senilai Rp 120 juta, Pria Ini Ditangkap Polisi

PENANEGERI, Banda Aceh – Sat Reskrim Polres Pidie menangkap seorang pencuri emas yang beraksi di kawasan Gampong Asan, Kecamatan Kota Sigli, Pidie pada 1 Maret lalu. Pelaku ditangkap atas laporan yang dibuat korbann ke polisi. Diketahui, korban merupakan mantan majikan dari pelaku.

Dir Reskrimum Polda Aceh, Kombes Pol Agus Sarjito, Sabtu (16/3) mengatakan, pelaku yang ditangkap berinisial VN (39) warga Kecamatan Meurah Dua, Pidie Jaya. Sementara, korbannya yakni Hasrati (45), PNS, warga Gampong Asan, Kecamatan Kota Sigli, Pidie.

“Pencurian ini terjadi di rumah korban pada Jumat (1/3) lalu. Tersangka ditangkap Rabu (13/3) kemarin di rumahnya setelah dilakukan serangkaian penyelidikan,” ujar Direktur.

Sejumlah barang bukti emas yang dicuri saat itu pun diamankan petugas di rumah orang tuanya yang ada di kecamatan Jeumpa, Bireuen. Barang bukti ini disembunyikan pelaku dengan cara dibungkus kotak kecil yang dibaluri lakban dan diletakkan di atap rumah orang tuanya.

“Pelaku sebelumnya pernah bekerja di rumah korban mengecat rumah selama sebulan. Dari situlah ia tahu seluk beluk dan aktivitas di rumah sehari-hari. Pelaku masuk ke rumah saat rumah kosong,” jelas Direktur.

Baca Juga  Kantor Pos Cabang Bireuen Juga Terima Paket Tabloid Indonesia Barokah

Dari penangkapan VN, polisi menyita barang bukti berupa sebuah gelang emas seberat 10 mayam, 3 gelang emas seberat 15 mayam, sebuah kalung emas seberat 3 mayam, dua buah liontin emas seberat 5 mayam serta 2 buah cincin emas seberat 4 mayam yang belum sempat dijual.

“Seluruh perhiasan emas ini diambil dari dalam tas yang tergantung di belakang pintu kamar korban. Saat itu korban pulang shalat maghrib dan baru tahu tas berisi emas dengan berat total 62 mayam miliknya telah hilang,” papar mantan Dir Resnarkoba Polda Aceh ini.

Kepada petugas, tersangka VN mengaku nekat mencuri lantaran hendak membayar utang.

“Tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana tentang Pencurian dengan pemberatan (Curat). Korban merugi hingga Rp 120 juta,” pungkasnya.

Komentar

Berita Terbaru