oleh

Curi Peti Berisi Barang Berharga, Pria Gampong Kayee Lee Ditangkap Setelah Sempat Kabur

PENANEGERI, Banda Aceh – Polsek Ingin Jaya Polresta Banda Aceh menangkap seorang pencuri yang beraksi di rumah seorang warga di kawasan Gampong Kayee Lee, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Sabtu (16/2) malam lalu.

Kasus pencurian ini pun langsung dilaporkan korban yakni Sansawi (41) yang berprofesi sebagai pedagang ke pihak berwajib. Polisi pun akhirnya menangkap tersangka pencurian berinisial AB alias Abi (21) yang juga warga setempat setelah sempat kabur ke Sumatera Selatan.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto melalui Kapolsek Ingin Jaya, Iptu Tri Andi Darma mengatakan, pelaku ditangkap setelah pihaknya melakukan serangkaian penyelidikan atas kasus pencurian itu.

“Pencurian ini diketahui korban yang saat itu baru pulang dari sawah. Saat masuk ke kamar, korban mengetahui bahwa sebuah peti kayu miliknya yang berisi sejumlah barang berharga tidak ada lagi,” tuturnya, Selasa (19/2).

Kejadian ini pun langsung dilaporkan ke polisi. Setelah itu saat Sansawi mencoba mencari keberadaan peti kayu miliknya, peti itu ditemukan di kawasan rawa rumbia yang berada tak jauh di belakang rumahnya. Namun, sejumlah barang berharga miliknya diketahui telah hilang.

Baca Juga  Wabup Bireuen: KIA, Kartu Perlindungan Hak Anak Secara Hukum

“Peti kayu itu sebenarnya berisi uang senilai Rp 70 juta, uang hasil dagangnya senilai Rp 50 juta, emas 30 mayam serta 3 sertifikat tanah milik keluarga. Namun barang itu tidak ada lagi di dalam peti kayu dan sudah hilang,” ungkap Kapolsek Ingin Jaya.

Tersangka AB sempat melarikan diri ke wilayah Sumatera Selatan. Sansawi sendiri diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp 177 juta. Petugas pun mengamankan peti kayu miliknya berukuran 80 sentimeter x 40 sentimeter yang ditemukan di belakang rumahnya sebagai barang bukti.

Kemarin, polisi memperoleh informasi bahwa sejumlah uang yang dicuri pelaku telah dikembalikan. Polisi pun langsung menuju ke rumah korban untuk menyita uang tersebut sebagai barang bukti kasus pencurian yang dilakukan tersangka.

“Korban mengaku uang senilai Rp 50 juta dan emas sebanyak 28 mayam miliknya yang hilang telah dikembalikan. Namun tidak diberitahu hal itu ke polisi dengan alasan pelaku masih belum diketahui,” katanya.

“Pelaku mengembalikan uang dan emas itu dengan cara dimasukkan dalam sebuah plastik dan diletakkan di bawah pohon pisang yang ditutup kertas. Setelah itu korban menyimpan kembali barang itu,” jelasnya lagi.

Baca Juga  Anak Yatim Korban Rumahnya Tebakar di Bireuen Masih Tempati Tenda Darurat

Sementara pengakuan pelaku setelah tertangkap, sebagian uang yang dicurinya telah digunakan untuk keperluan sehari-harinya saat melarikan diri yang diakuinya telah digunakan senilai Rp 35 juta.

Uang itu digunakan untuk keperluan sehari-harinya, menginap di sejumlah hotel di Banda Aceh, membeli pakaian dan untuk biaya perjalanan kaburnya ke Sumatera Selatan, termasuk menyewa sebuah ruko disana.

“Pelaku mengaku mencungkil peti kayu itu setelah dicuri menggunakan linggis, sementara linggis yang digunakan sudah dibuang. Barang bukti lain yang kita amankan yaitu dua unit handphone, 2 jam tangan serta sejumlah pakaian yang dibeli pelaku dengan uang itu,” ungkapnya.

Saat ini, AB masih diamankan di Mapolsek Ingin Jaya untuk diproses lebih lanjut.

“Pelaku masih kita amankan bersama sejumlah barang bukti dan masih kita proses,” pungkas Iptu Tri Andi Darma.

Komentar

Berita Terbaru