oleh

Curi Televisi, Dua Satpam RSCMMN Langsa Diamankan Polisi

PENANEGERI, Langsa – Dua oknum Satpam Rumah Sakit Cut Meutia Medika Nusantara (RSCMMN) Langsa, diamankan Polres Langsa, usai melancarkan aksi pencurian empat unit televisi di rumah sakit tersebut.

Kapolres Langsa, AKBP Andy Hermawan, SIK, M.Sc, melalui Kasat Reskrim, Iptu Arief S Wibowo, SIK, kepada Penanegeri.com, Sabtu (7/12) menyebutkan, kedua tersangka tersebut masing-masing TI (29) dan IF (31), keduanya warga Gampong Pondok Kelapa, Kecamatan Langsa Baro.

Dijelaskannya, pencurian itu terjadi akhir Oktober 2019 lalu, sekitar pukul 02.00 WIB. Dimana, awalnya pelaku T yang bertugas jaga piket malam menghubungi pelaku IF. Kemudian setelah IF tiba sekitar pukul 02.00 WIB, keduanya langsung melakukan pencurian televisi dengan cara mengambil kunci gudang aset tehnik yang disimpan di pos Satpam, lalu membuka pintu gudang aset tersebut dan mengambil satu unit televisi merek Panasonic ukuran 32 inci.

Uasi melakukan aksinya, televisi itu mereka bawa kabur dan setelah pencurian yang pertama berhasil beberapa hari kemudian keduanya kembali mengulang perbuatan yang sama yaitu mencuri televisi yang tersimpan digudang aset tehnik tersebut.

Baca Juga  KIP Kota Langsa Tetapkan Delapan Lokasi Kampanye

“Untuk pencurian ini pelaku berhasil membawa kabur sebanyak dua unit televisi dan beberapa hari kemudian kedua pelaku. Namun untuk pencurian yang ketiga pelaku hanya berhasil membawa kabur satu unit televisi,” tambah Kasat.

Lanjutnya, dari empat unit televisi yang di curi oleh para pelaku, yang berhasil dijual kembali oleh pelaku hanya tiga unit, sedangkan satu unit lagi tidak berhasil di jual dan dibuang ke laut karena pelaku IF merasa ketakutan, sebab perbuatan pencurian tersebut sudah diketahui oleh para pekerja dan mandor bagian tehnik rumah sakit.

Sementara itu, hasil penjualan televisi curian tersebut pelaku berhasil mendapatkan keuntungan sebesar kurang lebih Rp 4.900.000, sedangkan untuk satu unit proyektor merk Epson yang juga telah hilang dicuri, kedua pelaku mengakui bahwa tidak ada mencurinya.

“Atas perbuatan tersebut, kedua pelaku dapat disangka telah melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 ayat 1 ke-3 dan 4 KUHPidana,” pungkas Kasat.

Komentar

Berita Terbaru