oleh

Derita Kaum Rohingya di Pengungsian : Tiga Tewas akibat Berdesakan, Dua Diterjang Gajah Liar

PENANEGERI, Desk Internasional – Sedikitnya dua anak dan seorang wanita tewas saat berdesak-desakan karena berebutan bantuan pakaian yang hendak diserahkan kepada pengungsi kaum Rohingya di Bangladesh, demikian menurut laporan lembaga bantuan ISCG, seperti dilansir kantor Berita Al Jazeera.

“Dua anak dan satu perempuan tewas akibat berdesak-desakan saat pembagian pakaian yang belum di otorisasi, di jalan di daerah Balukhali Pan Bazar. Meskipun ada peraturan daerah dan ruang kendali, distribusi barang bantuan pribadi terus berlanjut,” lapor lembaga Inter Sector Coordination Group (ISCG) yang dikutip oleh kantor berita Al Jazeera, Senin (18/9).

ISCG, yang terdiri dari berbagai agen kemanusiaan, mengatakan sedikitnya sejumlah 326.700 orang pengungsi yang tinggal di penampungan darurat di Bangladesh membutuhkan tempat penampungan pengungsian.

Lebih dari separuh dari perkiraan sebanyak 412.000 orang Rohingya yang telah tiba di Bangladesh, hidup dalam kondisi darurat tanpa tempat tinggal yang layak, minimnya air minum bersih dan sanitasi.

Hujan deras yang juga kini mengguyur kawasan Cox Bazaar juga telah membuat penderitaan mereka semakin bertambah sengsara.

Tidak hanya itu di tengah kesengsaraan di pengungsian, di tempat terpisah dilaporkan oleh kantor berita Reuters bahwa ada dua orang Rohingya tewas akibat serangan Gajah liar.

Entah kenapa, tiba-tiba pada hari Senin (18/9), Gajah liar itu mengamuk dan menerjang di sebuah area pengungsian darurat di daerah berhutan dekat kamp Kutupalong di dekat Cox Bazaar, dimana para pengungsi berlindung setelah melarikan diri dari Myanmar.

Dua orang Rohingya, termasuk seorang balita, tewas setelah gajah liar itu menerjang sebuah perkemahan sementara yang didirikan para pengungsi Rohingya di perbukitan dekat Cox’s Bazar.

“Ada Gajah di hutan, dekat dengan tempat di mana banyak pengungsi Rohingya ada di hutan untuk membuat gubuk,” kata petugas polisi Chailau Murma kepada Kantor Berita Reuters.

Seorang lansia dan balita dilaporkan tewas akibat amukan gajah-gajah tersebut yang menerjang mengamuk ketika Gajah liar itu melalui daerah tersebut.

Tiga orang lainnya dibawa ke rumah sakit untuk dirawat karena luka-luka akibat terjangan Gajah liar tersebut.

Polisi mengatakan gajah liar itu kemudian kembali ke hutan.

Para pengungsi Rohingya menghadapi kondisi yang mengenaskan dengan minimnya makanan, air, perawatan medis dan tempat penampungan yang tidak mencukupi, ditambah kondisi hujan deras yang biasa terjadi akibat turunnya musim hujan.

Pihak berwenang Bangladesh mengatakan bahwa mereka bertujuan untuk memindahkan semua pengungsi dari tempat yang spontan dan darurat, yang biasanya di samping jalan, di mana para pengungsi mencoba membuat tempat penampungan di manapun mereka berada.

Pihak berwenang akan berusaha memindahkan para pengungsi Rohingya ke dalam satu kamp pengungsi besar di mana persediaan bantuan dapat didistribusikan dengan benar.

Sedikitnya 430.000 orang etnis Rohingya telah mengungsi mencari perlindungan di Bangladesh sejak pecahnya kekerasan di kawasan Rakhine, Myanmar, pada bulan lalu. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *