oleh

Di Bireuen Baru 25 Desa yang Cair Dana Desa Tahun 2020

PENANEGERI, Bireuen – Hingga memasuki bulan Maret 2020, pencairan Dana Desa (DD) tahap pertama, di Kabupaten Bireuen baru 25 desa dari 609 desa di 17 Kecamatan.

Sementara 231 desa hingga kini belum mengajukan berkas usulan pencarian bantuan Dana Desa (DD), dan bantuan Alokasi Dana Gampong (ADG) tahap pertama 40 persen.

Plt Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong, Perempuan dan Keluarga Berencana (DPMGP-KB) Bireuen, Drs Fuadi melalui Kabid Pemerintahan Kemukiman dan Gampong M Jamil SPd kepada Penanegeri.com, Minggu (15/3) hingga sejauh 231 desa belum mengajukannya.

“Kalau ratusan berkas usulan dari desa lainnya hingga kini masih dilakukan verifikasi ulang tim di DPMGP-KB Bireuen,” katanya.

Dirincikanya, 231 desa yang belum mengajukan permohonan tersebut yakni Simpang Mamplam 2 desa, Kecamatan Samalanga 21 desa, Jeunieb 43 desa, Peulimbang 4 desa serta Peudada 10 desa.

Selanjutnya Kecamatan Jeumpa 40 desa, Kota Juang 4 desa, Juli 15 desa, Peusangan 47 desa. Peusangan Selatan 3 desa, Peusangan Siblah Krueng 1 desa serta Kecamatan Jangka 28 desa, Kutablang 1 desa, Makmur 2 desa, serta Gandapura 10 desa.

“Yang sudah rampung secara menyeluruh pengajuannya Kecamatan Pandrah. Sedangkan Kecamatan Jeunieb hingga kini belum satu desa pun yang mengajukannya,” terang M Jamil.

Artinya, tambah M Jamil yang telah mengajukan berkas usulan 378 desa, 25 desa diantaranya sudah dicairkan, dananya sudah masuk ke rekening desa masing-masing.

“Saat ini 201 berkas penagjuan telah diajukan ke KPNKN Lhokseumawe, disusual 152 desa berkasnya masih dilakukan verifikasi ulang di DPMGP-KB Bireuen,” sebutnya.

Bila rampungnya verifikasi itu, maka segera diajukan ke KPNKN Lhokseumawe untuk pencarian dana.

Kita juga meminta kepada seluruh para camat dan perangkat desa yang belum mengajukan berkas, agar sesegara mungkin  mengajukan berkas usulan, sehingga segera diproses pencairan.

“Perlu diketahui, penarikan bantuan tahap pertama akan berakhir Juni mendatang, Apabila lambat pengajuan, maka akan terjadi masalah untuk proses pencairan tahap kedua,” ungkapnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar