oleh

Di BireuenTakbir Keliling Idul Fitri Ditiadakan

PENANEGERI, Bireuen – Dalam rangka menyambut Idul Fitri 1441 H, tahun ini Pemkab Bireuen tidak menggelar takbir keliling seperti tahun-tahun sebelumnya.

Takbiran harus tetap menggema dan dilaksanakan di Masjid maupun meunasah seluruh Bireuen.

Hal itu dikatakan, Plt Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani, SH, MSi kepada Penanegeri.com, Rabu (20/5) malam terkait pelaksanaan kegiatan keagamaan menyambut 1 Syawal melantunkan takbir bersama.

“Kalau tahun ini Pemkab Bireuen tidak melaksanakan takbiran besar-besaran┬áseperti tahun lalu, tapi takbiran tetap boleh dilakukan di masjid dan meunasah desa masing-masing,” pintanya.

Dalam hal ini, tambahnya, surat edaran sudah disebarkan kepada seluruh kecamatan untuk disampaikan kepada para keuchik di Bireuen.

“Imbauan itudikeluarkan agar semua masyarakat dapat mengikuti protokol kesehatan dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 di Bireuen,” terangnya.

Disamping itu, Plt Bupati Bireuen juga meminta kepada geuchik agar melarang penjualan dan membakar marcon, kembang api, petasan dan sejenisnya dari berbagai jenis dan ukuran.

Larangan lain dan harus ditertipkan menyangkut penyakit masyarakat seperti judi buntut, judi online, khalwat/mesum, narkoba.

“Lalu menertibkan warnet yang dapat menganggu kenyamanan, ketertiban masyarakat, baik malam hari maupun siang hari di wilayah masing-masing kecamatan,” tegas Muzakkar.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

  1. Ironis sekali…cafe cafe di bireun penuh sesak saat berbuka puasa..tolong bapak bapak lihat….kenapa aturan nya sangat berat sebelah