oleh

Diduga Digigit Kucing, Seorang Warga Aceh Tamiang Meninggal Dunia

-Aceh-2.897 views

PENANEGERI, Langsa – Diduga akibat digigit seekor kucing, Edy Selamat (39), pekerja bangunan, warga Kampung Alue Ie Puteh, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang, meninggal dunia, Rabu (8/5).

Salah seorang teman korban, Suroyo (50) menuturkan, setelah beristirahat siang, maka sekitar pukul 14.00 WIB, mereka kembali bekerja di salah satu rumah warga di Jalan Sudirman, Gampong Matang Seulimeng, Kecamatan Langsa Barat.

Kata Suroyo, korban bertugas melangsir pasir dengan kereta sorong yang telah diaduk oleh Suroyo dan Suparman.

“Saat itu tiba-tiba saya lihat Edy sudah terduduk sambil megang kucing berwarna hitam, putih, dan kuning dan tangan korban berdarah karena digigit kucing tersebut.

Lalu, Suroyo memberitahukan kepada Suparman atas kejadian yang dialami teman sepekerjaannya tersebut dan tak lama kemudian, kami melihat Edy telah jatuh tersungkur dan tak sadarkan diri di dekat kereta sorong tumpukan semen yang diaduk dengan semen untuk plasteran.

Awalnya mereka bersama Waled, pemilik rumah mereka bekerja, sempat memberikan minyak angin ke hidung Edy, karena mengira Edy hanya pingsan saja.

Selanjutnya Suroyo dan Suparman, langsung memanggil becak dan membawa Edy ke lGD RSUD Langsa. Setelah diperiksa pihak medis, Edy ternyata dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Tim forensik RSUD Langsa dan Inafis Sat Reskrim Polres Langsa yang melakukn visum terhadap jenazah Edy, tidak menemukan adanya bekas-bekas luka mencurigakan di tubuh Edy.

Kepala Instalasi Forensik dan Medikolega RSUD, dr Netty Herawati M.ked For SpF menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan bagian luar tubuh Edy Selamat. Hanya ada ditemukan luka lecet di bagian pelipis kanan saja, dan luka gores di jari tengah tangan. Pihaknya tidak ada menemukan bekas-bekas luka lain dibtubuh korban.

“Luka dipelipisnya mungkin karena Edy terjatuh, dan luka gores di jari tengah tangannya ini, saya tak bisa sebutkan itu bekas cakaran kucing karena tidak melihat langsung,” ujarnya.

dr Netty menambahkan, menurut keluarganya memang Edy tidak ada riwayat penyakit jantung, namun Edy adalah perokok dan perokok berisiko adanya penyakit jantung.

Sementara Ibu Edy, termasuk anak dan istrinya yang tiba di RSUD, menangis histeris karena melihat Edy sudah tak bernyawa dan sore itu juga jenazah korban dibawa ke rumah duka menggunakan ambulance RSUD Langsa.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *