oleh

Digeruduk Ratusan Massa, Direksi PTPN I Siap Dukung Pembangunan Pemko Langsa

PENANEGERI, Langsa – Ratusan massa yang tergabung dalam aliansi pemuda mahasiswa Langsa melakukan aksi unjuk rasa ke Kantor Pusat PTPN I Langsa.

Sebelum menuju ke Kantor Pusat PTPN I Langsa, massa berkumpul di Gedung KNPI Langsa, tak lama kemudian dengan menggunakan kendaraan roda dua dengan membawa sejumlah spanduk massa menuju ke Kantor Pusat dan setibanya dilokasi, massa secara bergantian melakukan orasi.

Setelah lama berorasi, massa mencoba mendobrak pintu pagar serta membakar ban bekas, hal ini disebabkan massa tak diperbolehkan masuk dan tak ada satupun Direksi yang menjumpai mereka. Lalu, setelah melalui negosiasi yang panjang, akhirnya Direktur Operasional, Desmanto, Direktur Holding Perkebunan Nusantara, Ahmad Haskan Saragih dan Komisaris Independen, Ari Maulana, menjumpai massa.

Dihadapan Direksi dan Komisaris koordinator aksi, Mukhtar, menyampaikan tuntutan yakni copot Dirut, Direksi dan komisaris PTPN I Langsa. PTPN I Langsa mencabut kasasi di Mahkamah Agung terkait permasalahan lahan GU untuk pengembangan RT/RW Kota Langsa.

Kemudian, menuntut permintaan maaf security, karyawan, Direksi dan Dirut PTPN I Langsa yang dipublikasikan di media atas tindakan arogansi terhadap pemuda dan mahasiswa. PTPN I wajib mengklarifikasi terkait pernyataan oknum karyawannya yang akan “meng api kan alat pembangunan RTH Kota Langsa” yang viral di media sosial.

Baca Juga  BNN RI : 64 Desa di Aceh Rawan Produksi Ganja dan Peredaran Narkotika

Lalu, security, karyawan, Direksi dan Dirut PTPN I Langsa wajib beritikad baik dan bersikap bijak untuk menerima elemen pemuda, mahasiswa dan masyarakat ketika hendak melakukan audiensi dan PTPN I Langsa harus transparan terkait penyaluran dana CSR dan pola plasma yang diperuntukkan bagi masyarakat sekitar perusahaan.

Terkait tuntutan tersebut, Desmanto, menyatakan, bahwa PTPN I Langsa tetap berkomitmen untuk mendukung pembangunan di Kota Langsa, ini dibuktikannya dengan telah dibebaskannya sekitar 1300 hektar lahan PTP untuk RTRW.

Namun, perlu diketahui, bahwa setiap pembebasan lahan diperlukannya mekanisme hukum.

“Kami Direksi bertugas hanya menjaga aset milik perusahaan,” terangnya.

Sementara itu, terkait tuntutan permintaan maaf atas tindakan security dan karyawan, Desmanto dihadapan massa meminta maaf.

“Saya atas pribadi meminta maaf,” katanya.

Pada kesempatan itu, Direksi PTPN I Langsa menandatangani surat pernyataan dukungan yang ditandatangani oleh Direktur Operasional, Desmanto, Direktur Holding Perkebunan Nusantara, Ahmad Haskan Saragih dan Komisaris Independen, Ari Maulana.

Adpaun pernyataan sikap tersebut yakni mendukung pembangunan ruang terbuka hijau dan Rumah Sakit Regional, pembangunan kawasan destinasi wisata dan bidang pendidikan dan mendukung pembangunan serta pemberdayaan bagi fakir miskin dalam wilayah Kota Langsa.

Komentar

Berita Terbaru