oleh

Dikepung Banjir, Proses Belajar Mengajar Sejumlah Sekolah di Bireuen Terhenti

PENANEGERI, Bireuen – Akibat dikepung banjir di lima kecamatan dalam wilayah Kabupaten Bireuen, sejumlah sekolah masih tergenang air, sementara proses belajar mengajar di sejumlah sekolah ikut terhenti, Jumat (7/12).

Terhentinya proses belajar mengajar di sejumlah sekolah dikawasan Peudada, Jeumpa, dan Kecamtan Kota Juang itu dikerenakan ruangannya masih tergenang dan berlumpur.

Dari informasi yang diperoleh Penanegeri.com menyebutkan, beberapa sekolah yang diliburkan yakni, SMAN 1 Peudada di Desa Pulo Ara, SMPN 2 Peudada dan SDN 2 Peudada di Desa Blang Bati, Peudada.

Kemudian, SMPN 1 Jeumpa dan SDN 5 Jeumpa di Desa Teupok, Kecamatan Jeumpa serta SDN 15 Bireuen, di kawasan  Pulo Ara, Kota Juang, Bireuen.

Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SMA Bireuen, Hanafiah SPd MAP kepada wartawan, Jumat (7/12) menjelaskan, pasca banjir kamarin, sejumlah sekolah masih tergenang, sehingga aktivitas belajar mengajar terhenti.

“Dari laporan sementara ada 40 unit komputer sekolah yang rusak akibat terendam banjir, termasuk dokumen sekolah juga ikut terendam,” katanya.

Ditempat terpisah, Plt Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Bireuen, Drs Muhammad Nasir MPd mengatakan, setelah banjir kemarin, tim sudah melakukan peninjauan ke beberapa sekolah.

Baca Juga  Peduli HAM, Bireuen Terima Penghargaan dari Kemenkumham RI

Kita juga meminta kepada seluruh kepala sekolah agar untuk tetap hati – hati, terutama sekolah yang selama ini sangat rendah dan mudah tergenang banjir agar tetap waspada.

“Seluruh barang maupun dokumen penting di sekolah agar dipindahkan ke tempat yang lebih aman, mengingat curah hujan masih tinggi saat ini,” terangnya.

Komentar

Berita Terbaru