oleh

Diprediksi Naik, ini Besaran Gaji Geuchik di Bireuen

-Aceh-2.949 views

PENANEGERI, Bireuen – Tahun 2020 sesuai Peraturan Pemerintah tahun 2019 tentang perubahan kedua atas PP 43 pelaksanaan undang-undang nomor 6 tahun 2014, diprediksi gaji Geuchik (kepala desa) di Kabupaten Bireuen naik.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Bireuen dan dinas terkait sedang membahas besaran jerih perangkat desa, mulai dari geuchik sampai kepala dusun.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong, Perempuan dan Keluarga Berencana (DPMGP-KB) Bireuen, Bob Mizwar SSTP kepada wartawan, Kamis (9/1) menjelaskan, tahun 2019 penghasilan tetap dan jerih payah geuchik di Bireuen sebesar Rp 1.700.000 perbulan/belum termasuk tunjangan lainnya.

Menurut Bob Mizwar, tahun 2020 dan berdasarkan Peraturan Pemerintah tahun 2019 tentang perubahan kedua atas PP 43 pelaksanaan undang-undang nomor 6 tahun 2014. Bupati/ Walikota diminta agar menetapkan besaran penghasilan tetap kepala desa, sekretaris desa dan perangkat desa lainnya.

“Dengan adanya penambahan dana DD dari pusat sebesar Rp 64 miliar, maka dana tersebut dialokasikan untuk penambahan penghasilan tetap perangkat gampong di Kabupaten Bireuen,” jelasnya.

Baca Juga  Pemain Kecelakaan, Panitia dari Askab PSSI Bireuen Tak Sediakan Mobil Ambulan

Selain Geuchik, Sekdes non PNS serta perangkat di bawahnya, baik Kasi, Keurani Cut, dan Ketua Dusun setiap desa masing-masing.

Dikatakan Bob Mizwar, dalam hal ini, maka diprediksi penetapan dengan ketentuan penghasilan tetap kepala desa (keuchik) non PNS paling rendah sebesar Rp 2.426.640 atau setara dengan 120 persen gaji pokok PNS golongan II/a.

Lalu, Sekdes non PNS sebesar Rp 2.224.420 dan ini setara dengan 110 pesen PNS golongan II/a, selanjutnya, Kasi Gampong sebesar Rp 2.022.200 orang dan ini juga setara dengan 100 persen gaji pokok PNS golongan II/a.

“Saat ini tim kajian dari Pemkab Bireuen bersama DPMGP-KB Bireuen sedang membahas tentang mekanisme besaran gaji pokok perangkat gampong. Namun untuk kepastian tentang besarnya jerih perangkat desa harus menunggu terbitnya peraturan Bupati Bireuen,” terangnya.

Dijelaskan Bob Mizwar, peraturan bupati  ini tetap berpedoman pada peraturan pemerintah tahun 2019 yang sudah dikeluarkan beberapa waktu lalu.

“Kita berharap, dengan adanya peningkatan pendapatan jerih geuchik dan perangkat gampong lainnya, maka dapat meningkatkan kinerja di pemerintahan desanya masing-masing,” harapnya.

Komentar

Berita Terbaru