oleh

Diterjang Angin Kencang, Rumah dan Tempat Usaha di Bireuen Rusak

PENANEGERI, Bireuen – Akibat angin kencang disertai hujan yang melanda sebagian Kabupaten Bireuen, mengakibatkan sejumlah rumah dan tempat usaha masyarakat rusak, Jumat (9/8) sekira pukul 15.30 WIB.

Tak ada korban jiwa dalam musibah itu, sementara kerugian ditaksir puluhan juta rupiah

Menurut data sementara dari Dinas Sosial Bireuen yang diterima Penanegeri.com dilaporkan, di Kecamatan Pandrah satu unit rumah milik Abdul Ghafar Amin (66), warga Blang Samagadeng mengalami kerusakan bagian atapnya.

Lalu rumah berkontruksi kayu milik Rohani di Desa Seuneubok Nalan, Peulimbang juga ikut rusak dihantam angin kencang.

“Di Desa Leubu Mee, Makmur ada tiga unit rumah yang ikut rusak diterjang angin kencang, selain rumah kontruksi kayu milik Rahmad (30), atap rumah berkontruksi kayu milik Suryadi Alamsyah (39) juga atap teras rumah milik Muzakir Zakari (35) juga ikut rusak,” kata Kadis Sosial Bireuen, Drs Murdani.

Di Kecamatan Kutablang, satu unit warung kopi milik Nurhadi (45) dan rak mie milik Rusli Mahmud (57) ambruk setelah tertimpa tiang listrik yang tumbang.

Baca Juga  Polres Bireuen Ziarah ke Makam Kolonel Husein Jusuf

Sementara, di Kecamatan Gandapura juga dilaporkan ada tiga unit rumah yang rusak. Selain rumah milik M Jali (60) warga Tanjong Bungong. Atap dapur rumah Anhar (36) warga Lapang Timu ikut ambruk.

“Di Desa Cubo Gandapura, dapur rumah berkontruksi permanen milik Nazaruddin (41) rusak setelah tertimpa pohon kelapa yang tumbang,” terangnya.

Kondisi terakhir, tambah Murdani kondisi rumah korban yang rusak mulai dibersihkan dari puing kerusakan. Tiang listrik yang tertimpa bangunan hingga kini belum ditangani pihak PLN.

“Sejauh ini petugas sudah melakukan pendataan kerusakan serta menyerahkan bantuan masa panik kepada seluruh korban, yang rumahnya rusak,” pungkasnya.

Komentar

Berita Terbaru