oleh

Diterjang Banjir, Sejumlah Infrastruktur di Bireuen Hancur

PENANEGERI, Bireuen – Akibat diterjang banjir, sejumlah infrastruktur dan sarana pertanian di beberapa kecamatan dalam Kabupaten Bireuen rusak dan hancur.

Data yang diterima Penanegeri.com melalui Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Bireuen, Muhammad Nasir SP MSM, Minggu (9/12) disebutkan, selain satu unit jembatan beton ukuran 6×8 meter di Desa Sarah Sorong, Jeumpa ikut roboh, abutmen jembatan beton di Desa Pulo Ara, Peudada juga rusak digerus banjir.

“Kalau sarana jalan yang rusak yakni di Gampong Pintu Rimba, Peudada ada sekitar 45 meter, sementara jalan di Desa Sarah Sirong, Jeumpa juga mengalami keruskan sepanjang 150 meter lebih,” katanya.

Selain itu jalan ke tanggul waduk Paya Sikameh, Peudada dan 40 meter tanggul bendungan waduk di Desa Paya Rangkuluh juga ikut rusak.

Kerusakan lain, tambah Muhammad Nasir, tanggul atau talud dan badan jalan di Gampong Ikue Alue, Peudada juga tergerus banjir. Lalu talud saluran pembuang skunder, serta badan jalan di Desa Geulanggang Gampong, Kota Juang Bireuen, juga amblas sekitar 60 meter.

“Kerusakan lain ambruknya tanggul irigasi di Desa Pulo Ara, Peudada sepanjang 25 meter serta 80 meter talud saluran irigasi waduk di Paya Sikameh,  di Gampong Alue Sijuek, Peudada juga ikut patah,” terangnya.

Seluruh kerusakan pasca banjir yang terjadi beberapa hari belakangan ini sudah terdata petugas BPBD dan telah disampaikan ke pimpinan daerah.

“Seluruh laporan terhadap kerusakan pasca banjir telah kami data, dengan tetap menurunkan petugas ke lapangan, sehingga datanya lengkap dan akurat sesaui ketrengan Keuchik gampong setempat,” sebutnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *