oleh

DPO Penganiayaan Personel Polres Bekasi Diciduk di Bireuen

PENANEGERI, Bireuen – Tiga Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait tindak pidana penganiayaan terhadap personel Polres Bekasi, berhasil diciduk di Kabupten Bireuen.

Ketiganya diamankan tim Opsnal Sat Reskrim dan anggota Opsnal Sat Intelkam Polres Bireuen, Minggu (18/11) malam sekira pukul 22.00 WIB, di sebuah warung kopi kawasan Cot Batee, Kecamatan Kuala, Bireuen usai memotong rambut berdekatan dengan warung itu.

Kapolres Bireuen AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK,M.Si didampingi Kasat Reskrim Polres Bireuen Iptu Eko Rendi Oktama SH kepada wartawan saat menggelar konferensi pers di Mapolres Bireuen, Selasa (20/11) menjelaskan, ketiganya Raja (23), Reza (19) dan Agung (28)  diduga bersama-sama melakukan kekerasan dan tindak pidana penganiayaan.

“Kalau tersangka Raja dan Reza ini merupakan adik abang, warga Bireuen, sedangkan Agung ini warga asal Jakarta Timur,” terangnya.

Berdasarkan laporan, penganiayaan itu dilakukan terhadap seorang personel kepolisian, Polsek Bekasi Kota, Polres Metro Bekasi Kota, Ipda Kabul Priono, S.Kom, Bripka Muhammad Solihin dan Bripda Arif Prabowo.

Saat itu, Kamis tanggal 1 November 2018 pukul 19.15 WIB, di toko obat, Jalan Bintara 11 RT.002/005 Kelurahan Bintara,  Bekasi Barat, Kota Bekasi, tersangka Dominggus H Walapole alias Billy (telah ditangkap).

Lalu Agung (telah ditangkap), Andre (DPO), Damon (DPO), Michel Subitmel (DPO), Raja (telah ditangkap), Atek (DPO) dan Reza (telah ditangkap) memukuli korban dengan menggunakan tangan dan kaki, menendang korban serta melempar batu ke arah kepala korban.

“Akibat kejadian itu menyebabkan ketiga personel polisi itu mengalami memar dan luka-luka,” sebutnya.

Tersangka dikenai Pasal 170 KUHPidana, melakukan kekerasan terhadap orang atau benda, dihukum penjara selama-lamanya 5 tahun 6 bulan.

Komentar

Berita Terbaru