oleh

DPW PAKAR: Wacana Pembelian Mobil Dinas Baru Bupati Bireuen Pemaksaan Kehendak

PENANEGERI, Bireuen – Menyahuti terkait usulan Pemerintah Kabupaten Bireuen terhadap pengadaan mobil dinas baru Bupati Bireuen, H Saifannur S.Sos, istri bupati yang juga Ketua PKK, serta untuk tiga pimpinan DPRK Bireuen dinilai pemaksaan kehendak.

Hal itu dikatakan Direktur Esekutif Dewan Pimpinan Wilayah, Pusat Analisis Kajian dan Advokasi Rakyat Aceh (DPW PAKAR) Bireuen, M Iqbal S Sos kepada Penanegeri.com, Selasa (12/3).

“Tujuan pembelian mobil dinas baru ini tentunya publik Bireuen bisa menilai, ada apa. Sebab dua tahun sebelumnya usulan pengadaan mobil dinas yang baru juga gagal,” ujarnya.

Dikatakan putra Peudada itu, gagalnya usulan pembelian mobil dinas baru dua tahun lalu, itu karena ada sikap penolakan dari masyarakat Bireuen, termasuk mahasiswa dengan menggelar demontrasi didepan gedung dewan setampat, Senin, 8 Oktober 2018 lalu.

Saat itu, tambah M Iqbal Pemkab Bireuen akan melakukan pegadaan mobil dinas bupati, jenis pajero sport, sementara tahun ini kembali diusulkan pada APBK murni 2019.

“Seharusnya pemerintahan Bireuen jangan tutup mata atau tutup telinga dengan kondisi ekonomi masyarakat Bireuen yang muali terpuruk, masih banyak warga miskin yang butuh sentuhan dan bantuan,” ungkapnya.

Baca Juga  Geuchik Meunasah Rayeuk Ditahan Polda Aceh, Ini Respons Wabup Aceh Utara

Terkait pengadaan mobil itu, tambahnya, Pemkab Bireuen terkesan menampakkan sikap foya-foya dengan APBK Bireuen, kendati Pemkab Bireuen memiliki  wewenang dan sesuai aturan.

Namun, kata Iqbal masalah itu merupakan sebuah tanggung jawab moral pemerintah terhadap rakyatnya atas pemimpin yang mereka pilih, apa lagi Bupati Bireuen ini baru menjabat dua tahun terakhir ini.

“Bila pembelian mobil tetap dilakukan, tentunya ini pemaksaan kehendak dan  publik patut mempertanyakan, apakah sudah layak atau belum dengan kondisi masyarakat saat ini,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, dengan kondisi perekonomian yang mulai terpuruk dan belum stabil selama setahun terakhir, ternyata Pemerintah Kabupaten Bireuen kini mengusulkan pengadaan mobil dinas baru untuk bupati setempat.

Alasannya, pengadaan mobil baru untuk Bupati Bireuen, H Saifannur S.Sos dengan patokan harga yang fantastis, yakni Rp 1,9 miliar, dengan dalih mobil dinas lama jenis Prado Luncuiser yang selama ini digunakannya sudah mengalami lecet.

Pengadaan mobil tahun ini ternyata tidak hanya untuk Saifannur, istri bupati atau ketua PKK Bireuen, Hj Fauziah yang juga Caleg DPRA itu akan disediakan mobil jenis Avanza keluaran terbaru, namun tidak disebutkan berapa nominal anggarannya.

Baca Juga  Isi BBM di SPBU, Geuchik Paya Palas Kehilangan Uang Rp 43 Juta

Tak hanya itu, agar setara dan tidak terjadi kesenjangan, diduga untuk tiga pimpinan wakil rakyat, di DPRK Bireuen juga diplot anggaran Rp 1,4 miliar dari APBK 2019 dan ikut memerlukan mobil dinas baru.

Komentar

Berita Terbaru