oleh

Dua Kardus E KTP yang Jatuh di Jalan Salabenda Bogor Ternyata adalah E KTP Rusak

PENANEGERI, Jakarta – Sebanyak dua kardus e-KTP yang jatuh tercecer di kawasan Salabenda, Bogor, Jawa Barat itu ternyata adalah e-KTP yang sudah rusak atau invalid.

Hal ini dinyatakan oleh Direktur Jenderal dan Catatan Sipil, Zudan Arif Fakrulloh dalam keterangan persnya, hari Minggu (27/5).

“Pak Sesditjen Dukcapil I Gede Suratha sudah melakukan pengecekan di lapangan dengan jajaran Polsek Kemang dan Polres Kabupaten Bogor menunjukkan bahwa KTP-el yang tercecer tersebut adakah KTP-el rusak/invalid,” kata Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil, Zudan Arif Fakrulloh, dalam keterangan persnya, Minggu (27/5).

Dua dus KTP elektronik itu tercecer saat dalam perjalanan dari gudang penyimpanan sementara di Pasar Minggu Jakarta Selatan menuju Gudang Kemendagri di Semplak, Bogor, Jawa Barat. KTP itu tercecer di simpang Salabenda, Desa Parakansalak, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor dan disaksikan warga setempat.

“Semua KTP-el yang jatuh dari mobil pengangkut sudah diamankan bersama masyarakat dan dikembalikan ke mobil pengangkut untuyk selanjutnya dibawa ke Gudang Penyimpanan di Semplak, disaksikan oleh petugas kemendagri yang ditugaskan melaksanaksn pemindahan barang dari Pasar Minggu ke Semplak,” kata Zudan.

Baca Juga  Pakar Hukum Tata Negara Mahfud MD Menyebutkan KPK Seharusnya Tahan Setnov

Zudan mengungkapkan e-KTP tersebut tercecer saat akan diangkut ke gudang Kemendagri di Semplak, Bogor. Hal tersebut telah dicek Sesditjen Dukcapil I Gede Suratha bersama jajaran Polsek Kemang dan Polres Kabupaten Bogor di lokasi. Ia memastikan yang tercecer di Bogor adalah e-KTP invalid alias rusak.

“Menunjukkan bahwa KTP elektronik yang tercecer tersebut adakah KTP elektronik rusak/invalid dan diangkut dari gudang penyimpanan sementara di Pasar Minggu ke Gudang Kemendagri di Semplak, Bogor,” kata Zudan, hari Minggu (27/5).

Ia menjelaskan semua e-KTP yang tercecer itu terjatuh dari mobil pengangkut dan sudah diamankan, kemudian, semua e-KTP tersebut telah dikembalikan ke mobil pengangkut dan dibawa ke gudang penyimpanan di Semplak.

“Dengan disaksikan oleh petugas Kemendagri yang ditugaskan melaksanakan pemindahan barang dari Pasar Minggu ke Semplak,” kata dia.

Dirinya  menjelaskan bahwa e-KTP yang rusak tersebut sebanyak satu dus dan seperempat karung, bukan berkarung-karung seperti isu yang beredar.

“Sedangkan jumlahnya kepingnya tidak dihitung karena merupakan gabungan dari sisa-sisa pengiriman sebelumnya,” ujar dia seraya memaparkan bahwa saat ini hal itu telah ditangani pihak kepolisian.

Baca Juga  Kemendagri dorong Gunakan Card Reader untuk Deteksi Keaslian KTP Elektronik

“Saat ini permasalahan ditangani Polres Bogor dan beberapa staf yang mengawal barang tersebut dan sopir akan dimintai keterangan,” terang Zudan.

E-KTP yang tercecer di Jalan Raya Salabenda Semplak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Sabtu (26/5) ternyata rusak. Itu diketahui setelah tim dari Kemendagri melakukan pengecekan ke lapangan. (*)

Komentar

Berita Terbaru