oleh

Dua Pengungsi Rohingya Kabur, Lima Unit Handpone Hilang

-Aceh-46 views

PENANEGERI, Langsa – Dua pengungsi Myanmar etnis Rohingya yang selama ini tinggal di Rumah Gepeng Dinsos, Gampong Lhok Banie, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa, kabur pada Selasa (8/1) malam.

Humanitarian Cordinator Yayasan Geutanyoe, Nasrudin, kepada Penanegeri.com, Sabtu (12/1) menuturkan, berdasarkan informasi yang diterimanya, kedua orang Rohingya yakni Syakara Haman dan Muhammad Zubier, kabur saat sedang berlangsung Shalat Magrib.

“Seperti biasa mereka Shalat Magrib di Mushala yang ada di panti tersebut dan pada malam itu, setelah selesai Shalat keduanya sudah tidak ada, sehingga pengungsi Rohingya lainnya curiga kalau teman mereka telah kabur,” ujarnya.

Lanjut Nasrudin, kecurigaan itu terbukti setelah lima unit Hadphone (HP) milik pengungsi lainnya hilang dan diduga dibawa kabur oleh mereka.

“Pascakejadian itu, beberapa pihak terkait telah mencarinya, namun sampai sekarang tak kunjung ditemukan,” timpal Nasrudin.

Lebih lanjut Nasrudin menjelaskan, kedua warga Rohingya itu kabur diduga dibawa lari oleh agen. Karena, para pengungsi itu baru beberapa bulan di Aceh, sehingga belum mengetahui daerah maupun bahasa.

Baca Juga  Yayasan Geutanyoe Salurkan Bantuan kepada Pengungsi Rohingya

“Jika tidak ada campur tangan ataupun iming-iming dari pihak lain, saya yakin mereka tidak akan kabur dan saat ini jumlah pengungsi Rohingya yang tersisa sebanyak 19 orang dari jumlah keseluruhan 21 orang,” terangnya.

Sambung Nasrudin, pihaknya menyesalkan atas kaburnya dua pengungsi tersebut dan ini menandakan bahwa pengawasan terhadap mereka masih lemah. Namun demikian, lemahnya pengawasan ini karena tidak adanya anggaran operasional bagi petugas yang selama ini menjaga mereka.

“Saya berharap ada pihak donatur yang bersedia membantu biaya operasional petugas yang menjaga pengungsi Rohingya,” pungkasnya.

Komentar

Berita Terbaru