oleh

Dua Sindikat Jambret Antar Kabupaten dan Kota Ditangkap, Satu Orang Didor

PENANEGERI, Aceh Utara – Personel Sat Reskrim Polres Lhokseumawe menangkap dua orang sindikat jambret yang selama ini beraksi antar kabupaten/kota di Aceh. Salah seorang pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena berusaha kabur dan melawan saat ditangkap.

Dir Reskrimum Polda Aceh, Kombes Pol Agus Sarjito mengatakan, kedua pelaku berinisial MM (23) dan RJ (16) yang merupakan warga Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara. Mereka ditangkap, Sabtu (25/5) malam di kawasan Gampong Keude Bayu, Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara.

“Pelaku ini kerap beraksi di antar kabupaten dan kota di Aceh dengan sadis. Penangkapan dilakukan atas sejumlah laporan yang dibuat korban ke Polres Lhokseumawe,” ujarnya Minggu (26/5).

Diketahui, selama ini sebanyak lima laporan masyarakat yang merupakan korban penjambretan diterima pihak Polres Lhokseumawe. Penjambretan ini terjadi di sejumlah lokasi berbeda di wilayah itu.

“April lalu pelaku menjambret tas korbannya yang bernama Sajidah Velayati di kawasan Terminal Baru Keude Aceh, pada 18 Mei kemarin di Gampong Meuria Paloh pelaku menjambret korbannya yakni Debila yang mana saat itu merampas handphone dan cincin emas milik korban,” ungkapnya.

Baca Juga  Ketua Dekranas Kota Langsa Serahkan Sertifikat Hak Cipta Pucok Rebung Bambu Runcing

Kemudian pada 22 Mei kemarin, tersangka MM Cs beraksi di kawasan Gampong Meunasah Nga, Kecamatan Syamtalira Bayu yang kemudian berlanjut ke sejumlah lokasi lainnya. Pada 25 Mei, sambung Direktur, para pelaku beraksi di wilayah Bireuen yang saat menjambret sebuah tas korban.

“Korbannya pun terjatuh dari motor saat itu yang terdiri dari pasutri dan seorang anak mereka, korban mengalami luka berat karena terjatuh dari motor,” kata mantan Dir Resnarkoba Polda Aceh ini.

Malam harinya pun MM Cs kembali beraksi di lokasi depan Rumah Sakit Umum Cut Meutia. Polisi pun akhirnya dapat mencium keberadaan para pelaku sehingga dilakukan pengejaran dan penangkapan.

“Tersangka MM pun terpaksa ditembak karena berusaha melawan dan menyerang petugas, kini keduanya diamankan di Mapolres Lhokseumawe untuk diproses lanjut,” kata Agus.

Dalam penangkapan ini, polisi mengamankan barang bukti berupa sebuah motor Honda CBR yang digunakan pelaku untuk menjalankan aksinya, enam buah handphone, sebuah dompet, tas dan sejumlah barang bukti lainnya.

Baca Juga  Ini Dalang Utama Kaburnya Napi Rutan Lhoksukon

“Mereka dijerat dengan Pasal 363 Jo Pasal 365 Subs Pasal 362 KUHPidana tentang Pencurian dengan Pemberatan (Curat) dan/atau Pencurian dengan Kekerasan (Curas),” tambahnya.

Komentar

Berita Terbaru