oleh

Dzikir dan Doa untuk Papua Barat dengan tema “Papua Barat bertasbih untuk damai negeri” di Kota Sorong

PENANEGERI , Sorong – Pada hari Minggu tanggal 22 September 2019 pukul 08.00 sampai dengan pukul 11.00 WIT di Masjid Al-Akbar Jl. A. Yani Kelurahan Remu, Distrik Sorong, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat telah berlangsung Dzikir dan Doa untuk Papua Barat dengan tema “Papua Barat bertasbih untuk damai negeri”.

Acara ini menampilkan Dai Penceramah TV/Radio Nasional yakni Ustadz Buya Drs. Muhammad Nurman, MM.

Dalam acara ini hadir Wakil Gubernur Papua Barat sekaligus Ketua Dewan Masjid Indonesia Provinsi Papua Barat Muhammad Lakotani, SH., M.Si. dan dihadiri sekitar 1000 orang.

Pada acara ini turut hadir para tokoh diantaranya adalah Brigjen TNI (Mar) Suaf Yanu Hardani (Danlantamal XIV Sorong), Letkol Inf Budiman, SE, M. I.Pol. (Dandim 1802/Sorong ),  Letkol Marinir Anjas Wicaksono (Asrena Pasmar- 3), AKP Eko Yusmiarto, S.Ik (Kabag Ops Polresta Sorong).,  H. Abdul Manan Fakaubun, S.Pd. (Ketua MUI Kota Sorong), Ahmad Muhdor, SH. (Kajari Sorong), Husein Alhamid (Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sorong).

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Papua Barat sekaligus Ketua Dewan Masjid Indonesia Provinsi Papua Barat Muhammad Lakotani, SH., M.Si. mengharapkan dengan pelaksanaan tausiah ini dapat mendinginkan suasana di Wilayah Papua Barat pasca keributan beberapa waktu yang lalu.

“Bangsa kita merupakan bangsa yang besar sehingga banyak etnis budaya yang berbeda namun dapat hidup berdampingan. Kita harus menjaga hubungan yang baik antar sesama manusia tidak memandang suku, agama dan budaya. Kita harus menyaring setiap berita yang beredar dalam mengetahui berita tersebut benar atau tidak, jangan sampai dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggungjawab,” pesan Wakil Gubernur Papua Barat.

Karena apabila situasi aman maka semua warga dapat beraktivitas dengan nyaman.

Kegiatan Dzikir dan doa ini juga demi memperkuat silaturahmi dan ukhuwah Islamiah dan mendinginkan suasana.

Serta terpenting adalah menjaga toleransi sesama Anak Bangsa.

Guna menjaga hubungan yang baik antar sesama manusia tanpa memandang suku, agama, budaya dan ras serta tetap bersatu dalam bingkai NKRI.

Kegiatan ini mendapat sambutan yang positif oleh masyarakat di wilayah Sorong.

(liputan oleh : Wawan, redaksi kontributor PenaNegeri di Papua)

Komentar

Berita Terbaru