oleh

Empat Kali Lakukan Aksi di Bireuen, Tersangka Pembobol ATM Peroleh Alat dari Bogor

PENANEGERI, Bireuen – Dua dari tiga tersangka pembobol ATM asal Medan, Sumatera Utara, yang kini berhasil ditangkap tim gabungan masih menjalani pemeriksan di Mapolres Bireuen.

Kapolres Bireuen AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK melalui Kasat Reskrim, Iptu Eko Rendi Oktama, Senin (3/6) mengatakan, dua dari tiga pelakunya masih dalam pemeriksaan terkait kasus tersebut, sedangkan satu tersangka lagi atas nama Sam ditahan di Mapolres Aceh Tengah.

“Hasil keterangan salah satu dari mereka mengaku telah melakukan sindikat pembobol Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di Bireuen sebanyak empat kali,” jelas Kasat Reskrim.

Mereka membobol ATM BRI di gerai ATM Kampus STIE Kebangsaan Bireuen, dari jumlah itu, tambah Eko Rendi Oktama, dua kali mereka berhasil membobolnya, sedangkan dua kali lagi tidak berhasil dilakukan, dan terakhir ditangkap.

Untuk tersangka lain yakni Sam, juga ikut menguras uang korbannya melalui ATM di Takengon, Aceh Tengah, sehingga kini ditahan di Polres Aceh Tengah.

Dari hasil pengembangan laporan awal, lanjut Kasat Reskrim, baru satu orang korban yang telah melaporkan aksi kejahatan sindikat pembobol ATM itu.

Baca Juga  Wakil Walikota Langsa Buka Sosialisasi Registrasi Kependudukan Gampong

“Namun setelah tersangka ini berhasil ditangkap kemarin, maka bertambah satu orang korban lainnya yang melapor ke Polres Bireuen,” terangnya.

Terkait korban yang melapor ini, sambung Kasat Reskrim, kejadiannya juga sama seperti yang dialami oleh korban di Gerai ATM BRI Kampus STIE Kebangsaan Bireuen.

“Dari hasil laporan korban, Ia menjadi korban sindikat pembobol ATM itu pada 1 Juni 2019 lalu, dan korban yang melapor ini, kejadiannya juga masih baru,” sebutnya.

Alat dari Bogor

Hasil keterangan lainnya, mereka memperoleh alat untuk membobol ATM tersebut dari Bogor, Jawa Barat. Mereka memasang alat itu di tempat memasukkan kartu ATM, sehingga kartu ATM tersangkut. Komplotan itu juga menempelkan nomor handphone agar dihubungi nasabah yang kartu ATM-nya ditelan mesin.

Dibagian lain, Kapolres Bireuen juga mengimbau dan meminta kepada masyarakat yang menjadi korban sindikat pembobol ATM asal Medan itu, agar dapat segera melapor ke Polres Bireuen.

“Sejauh ini kasus pembobol ATM ini masih dalam pengembangan pihaknya dan kepada warga yang merasa menjadi korban bisa langsung melapor ke Mapolres Bireuen,” pintanya.

Baca Juga  Produk Obat dan Makanan Ilegal Senilai Rp 1,2 Miliar Dimusnahkan

Diberitakan sebelumnya, tiga pelaku  pembobol ATM asal Medan, Sumatera Utara, yang berhasil ditangkap tim gabungan Polres Aceh Utara, Polres Bireuen dan Polres Aceh Tengah, di Gampong Matang Kumbang, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara kini diboyong ke Bireuen, Minggu (2/6) malam.

Ketiganya bernisial Mac (38), warga Jalan Y P Hijau Lingkungan IX Kelurahan Labuhan Deli, Medan Marelan, Kota Medan. Lalu Sam (42), warga Jalan Medan Belawan, Kecamatan Belawan, Kota Medan serta Mah (44), warga Jalan Y P Hijau Lingkungan IX Kelurahan Medan Deli, Medan Marelan, Kota Medan.

Komentar

Berita Terbaru