oleh

Empat Lubang Sink Hole di Gunung Kidul Makin Membesar

PENANEGERI, Yogyakarta- Fenomena lubang sinkhole muncul di kawasan tanah karst di Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunung Kidul, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Warga di Kecamatan Ponjong, Gunungkidul, Yogyakarta, resah dengan empat lubang yang berada di tengah ladang warga.

Lubang ini dalam istilah ilmiahnya disebut sinkhole atau lubang runtuhan, fenomena yang kerap terjadi di daerah dengan batuan dasar kaya kapur.

Di beberapa titik di Kecamatan Ponjong, lubang yang di tanah karst ini semakin melebar.

Salah satunya berada di Dusun Pringluwang, Desa Bedoyo.

Salah satu lubang sinkhole ini berada di lahan pertanian milik Suyatmi yang sudah ambles sejak dua bulan terakhir.

“Tanahnya ambles sejak November akhir tahun lalu saat hujan deras itu. Namun, luasnya hanya sekitar 5 meter, dalamnya hanya 2 meter. Saat ini luasnya sudah sampai 10 meter, kedalaman sekitar 5 meter,” katanya kepada wartawan, Selasa (6/2).

Dirinya khawatir dengan munculnya lubang di ladangnya itu.

“Tidak tahu mau diapakan lagi. Saya khawatir jika melakukan aktivitas di sini karena tanahnya terus melebar meski tak begitu cepat,” ucapnya.

Tak jauh dari lokasi hanya sekitar 300 an meter, lahan milik Sakino seorang warga desa setempat juga mengalami hal yang sama. Lubang atasnya berdiamer sekitar 1,5 meter muncul sejak seminggu terakhir.

“Lubang atasnya hanya sekitar 1,5 meter, tetapi bawahnya lebih luas sekitar 3 meter dengan kedalaman 5 meter, baru seminggu yang lalu,” ucap Sakino.

Lubang serupa sebenarnya sudah pernah muncul di ladangnya, tetapi hanya sekitar 2 meter dari lokasi saat ini. Lubang pertama muncul sekitar 10 tahun lalu dan sudah bisa tertutup.

“Saya tutup sendiri, lama tapi menutupnya. Ya semoga pemerintah segera mengatasi karena takut juga kalau pergi ke sawah berbahaya,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Desa Bedoyo Supanto mengatakan, saat ini yang tercatat ada amblasan di Dusun Pringluwang dua titik, Surubendo satu titik dan di Bulak Songjembul satu titik.

“Total ada empat titik yang mengalami amblesan di desa kami,”ucapnya.

Dia mengatakan sudah mengomunikasikan kejadian ini dengan pihak kepolisian untuk memasang garis polisi. Ia menduga, amblesnya tanah tersebut karena pengaruh hujan yang tinggi.

“Lubangnya jauh dari pemukiman. Biasanya jika terjadi lubang akan menutup dengan sendirinya,” ucapnya.

Kapolsek Ponjong Komisaris Tri Pujo Santoso mengatakan, pihaknya sudah memasang garis polisi untuk menghindari warga masuk ke lokasi.

Dilansir dari Instagram @ceritagunungkidul, lubang yang terbentuk itu mirip dengan fenomena sinkhole.

Sinkhole adalah sebuah fenomena di mana terbentuknya lubang di permukaan tanah, biasanya karena ada aliran air di bawah permukaan tanah, tanpa adanya drainase eksternal.

Sehingga, aliran tersebut membentuk gua-gua di bawah tanah.

Fenomena ini bisa terjadi di daerah yang tanahnya mengandung mineral yang bisa larut dengan air, seperti garam atau gipsum atau batuan karbonat, misalnya batu kapur atau dolomit. (*)

Komentar

Berita Terbaru