oleh

Evakuasi Pesawat Mission Aviation Fellowship (MAF) di Danau Sentani Kampung Yoboi Kabupaten Jayapura

PENANEGERI, Jayapura – Pada hari Selasa 12 Mei 2020 pukul 06.45 Wit pagi tadi, di Kampung Yoboy Distrik Kabupaten Jayapura telah dilakukan evakuasi terhadap pilot pesawat milik Mission Aviation Fellowship (MAF) jenis Cessna No. Reg. K100 PK-MEC dengan pilot Joice Lin dengan rute Bandara Sentani Kabupaten Jayapura menuju Distrik Mamit Kabupaten Tolikara dengan mengangkut APD milik Dinkes Provinsi Papua yang jatuh di Danau Sentani Kampung Yoboy.



Adapun identitas Pilot pesawat yakni sbb:
Nama Pilot : JOICE LIN, Kewarganegaraan : Amerika Serikat.
Flt No : PK MEC
Registrasi : PK MEC
Tipe : Kodiak K100
Rute : WAJJ-WAVS
(Jayapura – MAMIT)
Crew : TBN
Pax : –


Pilot pesawat milik Mission Aviation Fellowship (MAF) benama Joice Lin yang jatuh di Danau Sentani, Jayapura, Papua, Selasa (12/6/2020) pagi tadi akhirnya ditemukan telah meninggal dunia di kedalaman sekitar 15 meter.


Tim SAR menemukan sang pilot pada pukul 08.30 WIT. Kondisi Joice saat itu masih berada di dalam kokpit pesawat.

Kronologi kecelakaan Pesawat di Danau Sentani hari Selasa (12/5) pagi, saat pukul 06.45 Wit, Pesawat milik Mission Aviation Fellowship (MAF) jenis Cessna No. Reg. K100 PK-MEC hilang kontak dan diperkirakan jatuh di Danau Sentani Kampung Yoboy.

Kemudian pada pukul 07.05 Wit, Tim SAR tiba di TKP dan melakukan evakuasi terhadap pilot pesawat MAF.
Pukul 07.10 Wit, pilot Pesawat MAF diangkat dari dalam badan pesawat yang diperkirakan tenggelam dengan kedalaman sekitar 15 meter dari permukaan air.

Kemudian pada Pukul 07.55 Wit, pilot Pesawat MAF dievakuasi ke RS. Bhayangkara untuk dilakukan otopsi dengan menggunakan mobil Ambulance.

Pukul 09.52 Wit, tim penyelam dari Polair Polda Papua tiba di TKP untuk melepas alat tanda letak pesawat yang jatuh selanjutnya meninggalkan TKP.

Selanjutnya pada pukul 10.20 Wit, Kegiatan evakuasi pilot Pesawat MAF yang jatuh di Danau Sentani Kampung Yoboy selesai dilaksanakan dalam situasi aman, tertib dan terkendali.

(Reportase oleh Wawan kontributor redaksi di Papua)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *