oleh

F1 Ubah Sistem Superlisence

PENANEGERI, Formula 1 – FIA telah menyetujui perubahan pada struktur kualifikasi supervisi F1, dengan hanya F2 dan IndyCar yang sekarang menawarkan poin maksimal, namun dengan seri tambahan yang memenuhi syarat, dilansir dari laman Motorsport, Rabu (27/9). Pembalap yang berharap mendapatkan kesempatan di F1 harus memperoleh setidaknya 40 poin dalam periode tiga tahun.

Sebelumnya, juara kelas F2, Formula Eropa 3, Formula E, IndyCar dan kelas Keahlian Ketahanan Tertinggi Dunia bisa naik tingkat dengan 40 poin yang diperlukan. Namun setelah mengikuti pertemuan FIA World Motorsport Council di Paris pada tengah pekan ini, struktur poin telah diubah dan ditawarkan ke pembalap papan atas di beberapa kejuaraan.

Tiga pembalap teratas di F2 akan terus menerima 40 poin, dengan poin terakumulasi dalam dua musim terakhir di GP2, yang menawarkan 30 poin untuk posisi ketiga dan juga dilihat dari total pembalap dalam satu tim, IndyCar akan terus menawarkan 40, 30 dan 20 poin superlicence jiak finish di tiga besar, dengan sisa dalam 10 besar juga mendapatkan poin.

Alokasi Euro F3 telah dipotong dari 40 poin menjadi 30 poin, dan 30 sampai 25 poin untuk posisi kedua, dengan sisa poinnya tidak berubah. Pengurangan yang sama telah dilakukan pada distribusi poin di ajang Formula E.

Hadiah poin juara GP3 telah berkurang dari 30 menjadi 25 poin, sementara alokasi Formula V8 3.5 telah dipangkas dari 35 untuk sang juara menjadi 20 poin, dan poin sekarang hanya diberikan untuk pembalap yang ada di tempat kesembilan dengan tingkat yang sangat rendah.

Alokasi LMP1 telah diubah untuk mengurangi poin yang ditawarkan pada pembalap tempat kedua (dari 40 sampai 30 poin), namun pembalap yang finis dari urutan keempat sampai 10 dalam kategori tersebut akan mendapat peningkatan poin juga.

Enam pembalap pertama dalam kejuaraan Super Formula sekarang akan menerima poin yang lebih rendah. Beberapa kejuaraan baru (termasuk NASCAR Cup, IMSA dan Indy Lights) telah ditambahkan ke struktur superlicence yang diperluas.

FIA menambahkan bahwa banyak kejuaraan yang termasuk dalam sistem superlicence yang diperluas “harus tunduk pada semua trek homolog FIA”.

Badan tersebut juga mengumumkan bahwa struktur untuk Lisensi Internasional FIA – yang di bawah tingkat kelayakan – akan disesuaikan untuk memasukkan sistem alokasi poin.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *