oleh

Federer Sebut Rivalnya Tak Pantas Jadi Petenis Nomor Satu Dunia

PENANEGERI, Tenis – Roger Federer siap tampil di Swiss Indoors, Basel. Peraih 19 kali juara Grand Slam itu berpeluang memenangkan gelar kedelapan tahun ini serta gelar ke-95 secara keseluruhan, yang akan membuatnya sejajar dengan nama Ivan Lendl.

“Saya benar-benar terkejut tentang bagaimana perasaan saya setelah turnamen di Shanghai karena saya merasa lelah. Saya libur tiga hari dan mulai bekerja lagi pada hari Kamis. Tapi semuanya baik-baik saja, saya berlatih dengan baik. Saya baru saja terbiasa dengan kondisi seperti ini karena setiap minggu rasanya berbeda. Tapi saya senang dengan hasil sejauh ini,” kata Federer, seperti dilansir Sky Sport, Selasa (24/10).

Jika petenis asal Swiss itu menang di Basel, dia terpaut 1.460 poin dari Rafael Nadal (yang melewatkan turnamen tersebut karena mengalami masalah pada lututnya), sehingga peluangnya masih terbilang tipis untuk jadi nomor satu dunia.

“Ini bukan prioritas. Saya hanya akan mencoba menikmati diri sendiri dan bermain tenis sebaik mungkin. Fokus pada apa yang ada di depan saya sekarang dan lihat apa yang terjadi. Saya pikir itu akan menjadi sebuah kesalahan jika saya selalu memikirkannya (gelar juara) sepanjang waktu,” tambah Federer.

Baca Juga  Federer Siap Ukir Kemenangan di Wibledon

“Tujuannya adalah untuk menang di Basel yang menjadi rumah saya, dan kemudian tujuan saya adalah untuk memenangkan turnamen London karena itu adalah World Tour Finals. Dan jika saya memenangkan keduanya, saya tetap tidak punya peluang mengakhiri musim sebagai nomor satu. Dia (Nadal) mendapat hasil bagus tahun ini dan bermain lebih banyak dari saya,” sambungnya.

Ditanya tentang Paris Bercy, dia mengatakan bahwa hal itu bergantung pada bagaimana hasil di Basel. Turnamen itu (Paris Masters) bukanlah prioritas. Karena ia disana tidak banyak memenangkan pertandingan.

“Saya suka bermain di Paris, tapi waktunya rumit dengan kalender ini. Anda tidak bisa memiliki segalanya. Di China, terutama di babak final, ia bermain di level yang sangat tinggi,” terang Federer.

“Pasti sulit untuk mengejar poin terlebih bermain di tempat yang bukan dominasi saya. Tapi saya akan berusaha sampai akhir sebaik mungkin,” tandasnya.

Komentar

Berita Terbaru