oleh

Floyd Mayweather Sengaja Tidak “Menghabisi” McGregor ?

PENANEGERI, UFC – Juara kelas ringan UFC, Conor McGregor, melakukan yang jauh lebih baik dari pada yang diperkirakan ketika melawan Floyd Mayweather Jr di atas ring tinju Agustus lalu, petarung asal Irlandia tersebut akhirnya kalah dalam pertempuran dengan catatan. McGregor mendapat sejumlah pukulan sebelum wasit menghentikan pertandingan di rone ke-10.

Kini setelah pertarungan besar itu selesai, Mayweather memberi pandangan tentang mengapa ia tidak benar-benar mencoba “menghabisi” McGregor dan menimbulkan lebih banyak cedera daripada yang dibutuhkan untuk menang.

“Dia berkarir. Anda tahu itu, dia masih memiliki karir yang panjang. Dia juga masih muda,” kata Floyd Mayweather saat wawancara baru-baru ini di Hollywood Unlocked, Senin (25/9).

McGregor, 29, sangat muda dibandingkan dengan Mayweather yang menginjak sia 40 tahun, namun telah berada dalam bisnis tersebut dalam waktu yang cukup lama. Tidak seperti tinju, arena bela diri campuran (MMA) menawarkan banyak kesempatan untuk menyerap cedera lebih parah, entah itu dari siku ke tengkorak kepala, tendangan ke kepala, atau mencekik.

Meski begitu, terlepas dari olahraga yang dijalani McGregor, Mayweather bersikeras bahwa dia bisa melakukan tindakan yang lebih menyakitkan lagi untuk petarung berjuluk “Notorious” itu jika dia memang mencoba menjatuhkannya.

“Akan sangat merusak, Kita harus memikirkan masa depan petarung ini. Sempat ada kabar setelah pertarungan, dia dibawa kerumah sakit karena beberapa masalah pada otaknya. Saya prihatin, tapi itulah pertarungan dan itulah konsekuensi dari olahraga tinju,” jelas Mayweather.

“Apakah dia benar-benar bisa bermain-main di sini ? itu akan sangat sulit, dia tidak layak, mungkin benar bahwa dia bisa terbunuh jika memaksakan apa yang tidak bisa dilakukannya. Sebaiknya dia tetap di oktagon dan menjadi handal disana,” tambahnya.

Seorang mantan dokter ringside menjelaskan bahwa juara UFC itu telah mengalami “cedera otak traumatis ringan” dan jika membiarkan pertarungan berlanjut, maka akan menjadi “kelalaian”.

Meskipun mantan petinju profesional itu mengaku bisa mengalahkan McGregor dengan cara yang lebih menyakitkan, tapi beberapa pendapat menyatakan bahwa Mayweather tidak cukup kuat untuk menjatuhkan McGregor hingga ke kanvas ring.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *