oleh

Force India : Penalti Akan Membuat F1 Tetap Adil

PENANEGERI, Formula 1 – Penalti untuk pelanggaran mesin atau gearbox bisa menurunkan biaya dan meningkatkan kompetisi di Formula 1, menurut chief operating officer Force India, Otmar Szafnauer

Direktur olahraga F1, Ross Brawn, mengatakan bahwa para pimpinan F1 mendorong berakhirnya sanksi di grid karena sistem tersebut tidak cocok untuk balapan era sekarang ini.

Di Italia, 9 dari 20 pembalap mendapatkan penalti, mengikuti perubahan mesin atau gearbox, yang berarti grid tampak sangat berbeda dengan urutan kualifikasi akhir.

“Jika kami memiliki jumlah uang yang tidak terbatas, saya setuju dengan pendapat Ross. Biarkan semua orang menghabiskan apa yang mereka inginkan. Maka itu adalah formula yang berbeda. Tapi Anda tidak bisa dikatakan adalah kami harus mengendalikan biaya tapi tidak memiliki barang yang dibutuhkan karena keduanya tidak sesuai dengan pendapat banyak orang. Kami harus ingat mengapa mereka ada di sana dan salah satu alasannya adalah menghemat biaya,” kata Szafnauer dilansir dari laman f1, Senin (11/9).

“Dulu, sebelum kami memiliki sejumlah mesin per driver yang bisa Anda gunakan, Anda bisa menggunakan satu mesin per balapan dan harganya sangat mahal. Tahun depan kami akan menggunakan tiga mesin per driver.
“Tapi bagaimana bisa digunakan ? Salah satu cara untuk melakukannya adalah penalti grid. Mereka menghilangkan insentif untuk membelanjakan uang untuk pengembangan mesin,” tambahnya.

“Jika ada cara yang lebih baik untuk melakukannya, saya akan mendukungnya. Bila peraturannya ditulis, itu akna menjadi cara terbaik,” sambung Szafnauer.

Terlepas dari rasa frustrasi penggemar di media sosial, direktur teknik Force India Andy Green percaya grid yang diciptakan oleh penalti tersebut pada akhirnya memberikan balapan yang menghibur.

Dia berkata, “Apa yang salah dengan memiliki penalti grid dan mencampur grid? Itu adalah sesuatu yang selalu kita bicarakan, mencoba untuk membuat pertunjukan yang lebih baik,” tambahnya.

“Anda baru saja memilikinya dan sekarang semua orang mengeluh bahwa grid jadi berantakan. Tapi ini jelas bisa menambah adrenalin dan membuat F1 menjadi menarik. Jadi tidak ada salahnya penalti grid dijalankan, para pembalap juga memahami hal itu,” tandas Szafnauer.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *