oleh

Fresh Graduate Jadi Penyumbang Pengangguran di Lhokseumawe

-Aceh-55 views

PENANEGERI, Lhokseumawe – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Lhokseumawe mencatat angka pengangguran pada tahun 2017 mencapai 10,51 persen atau sebanyak 9.046 jiwa.

Angka ini menurun dibandingkan pada tahun 2015 yaitu 13,06 persen atau sekitar 10.190  jiwa. Namun, pada tahun 2018 berdasarkan hasil survey yang telah dilakukan pada bulan Agustus, persentase jumlah pengangguran diperkirakan meningkat.

Hal tersebut diungkap oleh Kepala BPS Kota Lhokseumawe Yudi Yos Elvin melalui Kepala Seksi Statistik Sosial Muktasim Billah, Rabu (14/11). Ia menyebutkan jika dilihat dari latar belakang pendidikannya fresh graduate mendominasi jumlah pengangguran di Kota Lhokseumawe.

“Lulusan SMA, SMK dan DIII paling banyak menganggur. Mereka ini semua fresh graduate yang masuk dalam  angkatan kerja berusia 15 tahun ke atas,” jelasnya.

Dikatakan Muktasim para fresh graduate yang menganggur tersebut kebanyakan bukan tidak bekerja namun sedang dalam posisi mencari pekerjaan. Ia menilai besarnya jumlah pencari pekerjaan ini tidak diimbangi dengan lowongan pekerjaan.

“Saya menduga ada sebuah ketidakseimbangan antara SDM dan lapangan kerja. Di Lhokseumawe sendiri terdapat banyak sekolah dan universitas namun sedikit ruang industrinya. Sementara para lulusan ini berharap dapat bekerja di industri tersebut,” paparnya.

Lebih lanjut Muktasim menyampaikan, diharapkan kepada pemerintah kota agar memperhatikan hal ini guna meminimalisir tingkat pengangguran di Kota Lhokseumawe. Sementara itu, jumlah penduduk yang bekerja dari total 198.890 jiwa sebanyak 77.021 jiwa.

Komentar

Berita Terbaru