oleh

Gelar Operasi Kilat Rencong, Polres Aceh Tamiang Sita Delapan Pucuk Senjata

PENANEGERI, Aceh Tamiang – Delapan pucuk senjata terdiri atas satu pucuk senjata Air Softgun dan tujuh senapan angin Caliber 4,5 mm disita Tim gabungan Polres Aceh Tamiang dalam razia Operasi Kilat Rencong 2017 (Imbangan) di depan Mapolres setempat, jalan lintas Medan-Banda Aceh, Senin (6/11) sejak pukul 01.00 WIB-pukul 03.00 WIB.

Operasi yang dipimpin langsung oleh Kapolres Aceh Tamiang AKBP Zulhir Destrian, SIK, MH itu juga turut mengamankan tiga orang pembawa senjata tersebut masing-masing satu orang warga Aceh Tamiang dan dua diantaranya tercatat sebagai warga Jawa Barat.

Kapolres Aceh Tamiang AKBP Zulhir Destrian, SIK, MH melalui Kasat Reskrim Iptu Ferdian Chandra, S.Sos kepada awak media, Selasa (7/11) mengatakan, senjata yang diamankan terdiri atas satu pucuk senjata laras pendek jenis pistol Air Softgun dengan merek Baikal Makarov MP 654 K Caliber 4,5 mm beserta 16 butir peluru besi berbentuk bulat di dalam magazen. Berikutnya, tujuh pucuk senapan angin bercaliber 4,5 mm tanpa dilengkapi dokumen yang sah.

Polres Aceh Tamiang

Adapun pemilik senjata Air Softgun yakni, Mustafa (38) warga Desa Binjai, Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang. Sedangkan dua orang pembawa senapan angin Pulung Rudiana (45) dan M Trisyanyana (25) warga Majalengka, Jawa Barat.

“Senapan itu untuk dijual tanpa dilengkapi dokumen. Senjata merupakan hasil produksi industri rumahan di Kabupaten Majalengka,” terang Chandra.

Menurut Kasat, sasaran razia dalam Operasi Kilat Rencong, yakni untuk mengungkap peredaran senjata api, bahan peledak (Handak), narkoba dan barang-barang terlarang lainnya. Tim gabungan terdiri personil Sat Sabhara, Unit Opsnal Sat Reskrim, Unit Opsnal Sat Intelkam dan Satlantas melaksanakan razia dengan menyetop kendaraan bermotor yang melintas dari arah Banda Aceh tujuan Medan, Sumatera Utara. Petugas melakukan pemeriksaan surat dan penggeledahan terhadap bagasi dan barang bawaan dalam kendaraan.

Polres Aceh Tamiang

Kasat Reskrim juga menjelaskan, selama berlangsungnya razia, tidak ditemukan narkoba maupun barang yang membahayakan lainnya selain delapan senjata Air Softgun dan senapan angin Caliber 4,5 mm tanpa izin tersebut.

“Barangnya kita sita karena tidak ada izin, tapi orangnya sudah kita lepaskan tidak ditahan,” tandas Kasat Reskrim Polres Aceh Tamiang.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar