oleh

Geuchik Minta PAUD yang Sudah Dikomersilkan di Bireuen Tak Harus Dibantu Penuh

PENANEGERI, Bireuen – Lahirnya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di desa-desa selama ini hendaknya mendapat perhatian serius pemerintah melalui dinas terkait, terutama menyangkut bantuan BOP dan APE.

Belakangan, dinas terkait dinilai lebih mengutamakan kucuran bantuannya terhadap PAUD yang telah mapan dan yang telah dikomersial, sementara PAUD gampong yang lahir atas peran geuchik dan perangkat gampong kurang mendapat perhatian.

“Ini perlu dievaluasi pak Bupati, saat ini banyak desa yang telah ada PAUD, tapi tidak tersentuh bantuan apapun,” kata Geuchik Bireuen Meunsah Dayah, Mahyeddin Abdullah saat Musrenbang Kecamatan Kota Juang, di Aula Setdakab Lama Bireuen, Selasa (12/2).

Selain sarana APE dalam, sebagian gampong juga belum tersedianya APE luar, alat pendukang permainan, sehingga kehadiran PAUD gampong kurang diminati masyarakat.

“Sejatinya PAUD yang sudah mapan dengan dana dari wali murid serta iuran bulanan yang luar bisa tidak harus dibantu penuh. Tetapi yang perlu diperhatikan itu PAUD gampong, sehingga pendidikan itu setara,” harapnya.

Sementara bantuan Dana Desa yang dikucurkan untuk PAUD selama ini dinilai masih sangat minim, kerena harus sesuai ketentuan dan aturan, sehingga butuh perhatian pemerintah daerah melalui dinas terkait.

Baca Juga  Sandiaga Uno Hadiri Pesta Pernikahan Putri Mantan Panglima GAM Batee Iliek Bireuen

Di sisi lain, Mahyeddin Abdullah juga menyatakan terkait tapal batas gampong yang tetap masih menjadi polimik ditengah-tengah masyarakat. Sebab bila ada program inovasi desa yang akan dilakukan masih terhambat, terutama bila berdekatan dengan desa lainnya.

“Kita sangat berharap dalam hal penentuan tabal batas gampong ini melibatkan tim kabupaten, sehingga tidak saling dirugikan,” sebutnya.

Sementara itu kepala Bappeda Bireuen, Muslim menyatakan, masukan dan persoalan ini akan dibahas kembali saat Musrenbang Kabupaten, sehingga pembangunan daerah Bireuen searah dan senergi dengan dinas terkait.

Komentar

Berita Terbaru