oleh

Geuchik Pantonlabu Sebut Narkoba dan Judi Online Marak, Ini Kata Polisi

-Aceh-136 views

PENANEGERI, Aceh Utara – Geuchik Kota Pantonlabu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, Hasballah mengatakan di daerahnya sangat marak narkoba akhir-akhir ini. Ia meminta pihak kepolisian mengusut tuntas peredaran barang haram tersebut.

Hal itu diungkapkan Hasballah pada saat sesi tanya jawab dalam acara ‘Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Narkoba’ di aula serbaguna Hotel Lido Graha, di Kota Lhokseumawe, Selasa (12/3). Selain narkoba, ia juga mengeluh perihal perjudian yang menurutnya juga sangat merajalela di daerah itu.

“Bukan lagi pengguna, apalagi pedagang narkoba. Pedagang narkoba itu lebih besar dia daripada pejabat. Maka saya katakan tadi, kepada yang mulia Tusop, nahi mungkar itu wajib dari atas ke bawah. Itu tidak mungkin selesai dari bawah ke atas. Untuk mencegah adalah, nahi mungkar,” papar Hasballah mewakili Geuchik se Aceh Utara.

Dalam kesempatan itu, Hasballah juga menyampaikan soal judi online di Pantonlabu. Bahkan ia menyayangkan perihal lemahnya ketegasan hukum terhadap pelaku perjudian tersebut.

“Tentang judi online, itu keliru dibuat sistim hukum kepada WH (Wilayatul Hisbah). Karena WH hanya memperingatkan (pelaku) dan kembali kepada cambuk. Saya mewakili masyarakat Aceh Utara meminta sistim hukum tersebut dikembalikan kepada KUHP. Kalau tidak demikian, judi tetap merajalela. Sesudah ditangkap oleh Polisi selaku pengamanan, dikembali kepada WH,” ucapnya.

Baca Juga  11 KK Mengungsi Akibat Semburan Gas di Aceh Utara

Menurut Hasballah, jika pelaku perjudian hanyalah diberi hukuman cambuk, maka semua akan mau melakukan perjudian. Kata dia, persoalan mengenai perjudian tersebut bahkan pernah disampaikan dalam khutbah Jumatnya di Masjid Raya Pase Pantonlabu beberapa waktu lalu.

“Judi bahkan judi togel merajalela dan mereka itu tidak ditangkap, karena tidak ada barang bukti. Kalau UU syariat dikembalikan kepada WH,” ujarnya diikuti tepuk tangan para geuchik lainnya.

Menanggapi pernyataan itu, Kasat Narkoba Polres Aceh Utara AKP Ildani Ilyas meminta semua masyarakat untuk tidak segan-segan menghubunginya apabila mengetahui dan melihat ada pengedar ataupun pengguna narkoba agar segera ditindaklanjuti.

“Nomor telepon sudah saya kasih tadi kan, kalau tidak berani menyampaikan langsung, tinggal di SMS. Kami siap menangkap. Tapi jangan fitnah ya. Sebenarnya kalau di kampung-kampung ada Babinsa, ada Kapolsek. Kalau tidak berani sampaikan langsung tinggal di WA (WhatsApp), pakek SMS,” ujar Ildani.

Ildani mengatakan, dirinya siap menangkap pelaku penyalahgunaan narkoba dan bila perlu akan digandengkan pihak BNN. Namun untuk memudahkannya, ia berharap Muspika membuat permohonan kepada Kesbangpol atau ke BNN langsung.

Baca Juga  Polsek Langsa Barat Amankan Pelaku Jambret

Acara yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB itu turut dihadiri Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin, Kasat Resnarkoba AKP Ildani Ilyas, Rektor IAIN Malikussaleh Dr H. Afifuddin, Ketua HUDA Tgk HM Yusuf A Wahab atau yang biasa disapa Tusop.

Informasi yang diperoleh dari Panitia, kegiatan sosialisasi yang digelar oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Aceh dan bekerjasama dengan Wartawan Cegah Narkoba (Wacana) ini dilakukan secara bertahap. Namun hari ini diperuntukkan bagi para geuchik dan aparatur desa dari sepuluh kecamatan.

Komentar

Berita Terbaru