oleh

Giliran DPMG-PKB Bireuen Bantu Keluarga Muallaf di Cot Buket

PENANEGERI, Bireuen – Setelah Lembaga Perlindungan Anak, kini giliran Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong, Perempuan dan Keluarga Berencana (DPMG-PKB) Kabupaten Bireuen mengunjungi Siti Aisyah Sianipar, di Desa Cot Buket, Kecamatan Peusangan, kabupaten setempat, Jumat (7/2).

Rombongan yang dikoordinir oleh Rosdiana, SP selaku Kabid PP dan PA itu didampingi stafnya ikut membantu sejumlah kebutuhan sembako untuk Siti Aisyah Sianipar.

Rosdiana, SP kepada Pananegeri.com, Jumat (7/2) mengatakan, dengan kunjungan ini maka kami dari DPMG-PKB Kabupaten Bireuen telah mengetahui kondisi ibu Siti Aisyah Sianipar.

“Kita berharap persoalan yang dialami ibu Siti Ainsyah dapat segera selasai, disamping dapat terus berobat matanya yang kini sudah tak bisa melihat lagi,” ucapnya.

Disamping itu, tambah Rosdiana, kami juga berharap ketiga buah hatinya dapat terus melanjutkan sekolahnya, sehingga dapat tercapai cita-citanya kelak.

Sebelumnya, Kamis (6/2) Lembaga Perlindungan Anak Bireuen ikut menjenguk serta membantu peralatan sekolah untuk keketiga buah hati, Siti Ainsyah Sianipar serta bantuan dana donasi dari hamba Allah di Jakarta.

Diberitakan sebelumnya, Siti Ainsyah Sianipar (35), dan sebelum memeluk agama Islam tahun 2015, Ia bernama Krisina Boru Sianipar asal Brandan, Medan Sumatera Utara.

Wanita yang begitu tegar dengan sejuta tusukan penderitaan itu harus pasrah, dan kini terpaksa menghidupi ketiga buah hatinya dengan kondisi penglihatan kedua matanya gelap (buta) setelah ditinggalkan suaminya, warga Desa Cot Buket, Kecamatan Peusangan, Bireuen.

Namun yang begitu menyakitkan baginya, usai pisah dengan suaminya, data kependudukannya  telah terhapus dan ikut dinyatakan kalau Siti Ainsyah ini telah meninggal dunia, sehingga Ia tidak bisa berobat menggunakan jasa BPJS.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *