oleh

Giliran Rumah Janda Miskin Dibedah Komunitas Kami Peduli Bireuen

PENANEGERI, Bireuen – Komunitas Kami Peduli Bireuen (KPB), kembali membedah rumah Darna Maimun (40) janda msikin, di Desa Pulo Seuna, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Minggu (20/1).

Program bedah ini merupakan rumah ketiga yang sedang dilasanakan komunitas ini sejak bulan Januari 2019.

Koordinator Kami Peduli Bireuen, Deni Putra SE MM, kepada Penanegeri.com, Minggu (20/1) mengatakan, rumah yang ketiga dibedah ini merupakan rumah seorang janda miskin yang selama ini tinggal di rumah tidak layak huni.

“Belakangan ibu Darna hidup seorang diri di sebuah gubuk reyot dengan dinding rumahnya sudah bolog-bolong dan beratap rumbia yang juga bocor,” katanya.

Menurut personel polisi Polres Bireuen ini, dari riwayat yang kami telusuri, Ibu Darna bekerja sebagai buruh kasar di pabrik batu bata, Desa Cot Ijeu dengan upah yang sangat minim guna memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.

“Kalau kita lihat rumah Ibu Darna ini sangat tidak layak untuk huni. Dengan niat dan kebersamaan Kami Peduli Bireuen serta seluruh donatur, Insya Allah kita langsung membedah rumah ini,” kata putra tokoh pendiri Bireuen, Sofyan Ali itu.

Baca Juga  Dishub Langsa Uji Coba Rekayasa Jalur Satu Arah

Untuk membangun rumah baru dengan ukuran 4×6 meter, tambah Deni Putra, biayanya bersumber dari para donatur yang telah menginfaqkan rezekinya melalui komunitas KPB.

Sementara itu, Darna didampingi Keuchik Desa Pulo Seuna, Saiman mengatakan, bila di musim penghujan dirinya harus mengungsi ke rumah tetangganya, karena atap rumahnya selalu bocor.

Selama ini, kata Darna, dirinya belum pernah mendapat bantuan rumah rehab dari pemerintah setempat, meski setiap tahunnya didata.

“Alhamdulillah hari ini ada hamba Allah yang telah menggerakan hatinya untuk membantu saya, semoga Allah membalas kebaikan ini, terutama kepada donatur dan komunitas KPB  yang masih ikut membantu warga miskin seperti saya,” tuturnya.

Komentar

Berita Terbaru