oleh

Golombang Laut Tinggi, Abrasi Terjang Mon Jambe Jeumpa Bireuen

PENANEGERI, Bireuen – Akibat tingginya gelombang air laut, mengakibatkan lahan milik warga masyarakat di pinggir pantai Desa Mon Jambee, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen terkikis dan amblas, Selasa (3/9).

Menurut Sekdes Desa Mon Jambee, H Muhammad Nasir mengatakan abrasi tersebut terjadi dalam dua hari ini, dan telah menyebabkan 700 meter lebih lahan warga terkikis dan amblas.

“Abrasi ini disebabkan oleh terjangan gelombang laut yang mencapai tiga meter, sehingga mengikis dan amblas lahan warga, kondisi ini juga mengancam tempat pendaratan ikan,” katanya.

Bila tak segera ditangani, maka abrasi akan meluas dan dapat mengancam lahan warga, abrasi ini juga mengancam satu unit Tempat Pendataran Ikan (TPI) yang dimanfaatkan nelayan di kawasan itu.

Sementara itu, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Jeumpa, Chairullah Abed SE didampingi Kasi PMG, Afifuddin S.Sos membenarkan, terjadi abrasi dan amblasnya lahan di kawasan pantai di Desa Mon Jambee, Jeumpa.

Menurutnya, setelah mendapat laporan dari perangkat gampong,  pihaknya langsung meninjau lokasi abrasi tersebut didampingi perangkat gampong setempat.

Baca Juga  Peredaran dan Penggunan Narkoba di Bireuen Semakin Parah

“Akibat diterjang gelombang tinggi, telah mengakibatkan pengikisan ditepi pantai dan menyebabkan amblasnya 15 meter tanah di sekitar bibir pantai,” jelasnya.

Diakuinya, untuk mengantisipasi meluasnya abrasi di kawasan itu, maka harus seegra dibangun tanggul pemecah ombak, mengingat abrasinya hampir meluas ke jalan  kemukiman gampong setempat.

“Kita berharap tanggul pemecah ombak segera ditangani  pihak Provinsi,  untuk menghindari amblasnya lahan serta jalan di pemukiman Desa Mon Jambee,” pungkas Chairullah.

Komentar

Berita Terbaru