oleh

Guardiola : Siapapun Bisa Kalahkan City

PENANEGERI, Sepakbola – Pep Guardiola tidak setuju dengan gagasan bahwa Manchester City tak terkalahkan dan meyakinkan bahwa tim manapun mampu mengalahkan timnya di Premier League atau lainnya.

City meraih kemenangan 3-1 atas Arsenal pada hari Minggu dan mencatatkan 23 pertandingan tak terkalahkan di semua kompetisi musim ini, dengan tim asuhan Guardiola tampil mengesankan di Premier League dan Liga Champions.

Kemenangan atas Arsenal ditambah dengan kekalahan Manchester United membuat City unggul 8 poin di puncak klasemen, sementara itu Citizens juga memiliki 38 gol sejauh ini. Namun, Guardiola bersikukuh bahwa timnya bukan tak terkalahkan dan ingin para pemainnya tetap fokus.

Berbicara kepada wartawan usai pertandingan, seperti dilansir Sky Sport, Senin (6/11/), manajer asal Spanyol itu mengatakan, “Siapa pun bisa mengalahkan kami, itu adalah prinsip dalam semua olahraga.”

“Tidak masalah apa yang terjadi di masa lalu, apakah Anda bisa memenangkan Liga Champions kemudian kalah sehari setelahnya. Banyak yang ingin mengalahkan Anda. Salah satunya adalah Arsenal yang pantas dipuji karena ingin mengalahkan kami. Tapi kami sebagai sebuah tim juga bertarung lebih keras demi memenangkan gelar,” tambahnya.

“Melawan tim besar, lima atau enam pesaing, kami hanya dua kali menang seperti di Old Trafford dan Arsenal di kandang kami. Sekarang di bulan November, kami menang tiga kali (melawan klub-klub besar). Kami berbicara dan jika Anda ingin memenangkan Premier League, Anda perlu mengalahkan Arsenal, Liverpool, Chelsea, United dan Tottenham, semua yang di puncak sepakbola,” tandas Guardiola.

“Tapi Anda juga harus menang di kandang, kesalahan kecil bisa jadi kerugian besar dan kami harus menghindari masalah semacam itu. Tujuannya hanya satu, agar trofi bisa datang untuk klub ini,” sambungnya.

Pertandingan hari Minggu melihat City tampil melawan Alexis Sanchez, pemain yang mereka ingin rekrut di musim panas, dan Guardiola sangat menyukai pemain internasional Chile tersebut.

“Alexis adalah pemain kelas dunia, sangat kompetitif. Semua masalah yang dia timbulkan di babak pertama adalah kesulitan bagi kami. Dia benar-benar menunjukkan seperti apa kualitasnya,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *