oleh

Guru Ikuti Seminar Internasional Tentang Pendidikan Khusus

PENANEGERI, Bireuen – Ratusan guru dari berbagai jenjang pendidikan, kalangan LSM pemerhati pendidikan mengikuti seminar internasional tentang pendidikan khusus bagi peserta didik khusus, di Aula Sekdakab Lama, Bireuen, Selasa (12/3).

Seminar tersebut dibuka Wakil Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani SH MSi dengan menghadirkan sejumlah pemateri luar negeri.

Seminar pendidikan khusus tersebut dilaksanakan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Bireuen, kerjasama Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Muhammadiyah Bireuen.

Kepala SD IT Muhammadiyah, Ustad Rizki Dasilva S.Pd.I MA kepada wartawan mengatakan, seminar internasional pendidikan khusus yang digelar ini merupakan seminar pertama di Bireuen, dan bahkan di Provinsi Aceh.

“Seminar ini berfokus terhadap tata cara melatih otak, sehingga berfungsi dan beroperasi pada level maksimal, hal ini sema dengan cara melatih tubuh dengan beban atau disebut Neurofeedback,” katanya.

Selain Ms Grace Aang Hui En membahas Neurofeedback dan Kway Eng Hock PHd dari Korsel yang mengangkat tema pengenalan terhadap simptom anak-anak autistik.

Hadir juga pemateri lain, seperti Prof dr Qismullah Yusuf dari Unysiah Banda Aceh membahas tentang potensi dan intelsian anak.

Baca Juga  Jelang Ramadhan, Kami Peduli Bireuen Salurkan Sembako bagi Duafa dan Anak Yatim

Lalu Istiarsyah S.Pd.I S.Pd M.Ed P.hd dengan meteri identifikasi dini anak berkebutuhan khusus. Sementara itu, dr Athaillah A Latief Sp OG menyangkut deteksi dini pertumbuhan otak anak sejak dalam kandungan.

Dibagian lain, Rizki Dasilva S.Pd.I MA membahas tentang peran orang tua dalam mewujudkan pendidikan tanpa diskriminasi.

Komentar

Berita Terbaru