oleh

Hakim Tolak Eksepsi dan Dilanjutkan Pokok Perkara Terhadap Wartawan Bireuen

PENANEGERI, Bireuen – Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Bireuen menolak eksepsi penasehat hukum M Reza (Epong Reza) dalam putusan sela yang digelar di Pengadilan setempat, Senin (25/3).

Sidang kasus yang menjerat M Reza wartawan Media Realitas.com tersebut beragendakan mendengarkan putusan sela dari majelis hakim.

Namun kasus itu terus berlanjut pada sidang pokok perkara. Bahkan dalam putusansela yang dibacakan itu, majelis hakim menyatakan dakwaan JPU sudah sesuai dan cermat.

Terdakwa dianggap tidak memiliki hak, mentransmisikan informasi tersebut, sehingga hakim berkesimpulan untuk melanjutkan perkara ini pekan depan.

Selama sidang berlangsung, majelis hakim yang diketuai oleh Zufida Hanum SH MH, serta dua hakim anggota yakni Muchtar SH dan Mukhtaruddin SH membacakan putusan sela terhadap perkara UU ITE yang menjerat M.Raza.

“Mengadili, dan menyatakan keberatan dari penasehat hukum terdakwa. Memerintahkan penuntut umum untuk melanjutkan pemeriksaan pokok perkara atas nama M Reza serta  menanggungkan biaya perkara sampai putusan akhir,” kata Zufida Hanum.

Dibagian lain, terdakwa juga dianggap tidak memiliki hak, mentransmisikan informasi tersebut dan hakim berkesimpulan untuk melanjutkan perkara tersebut.

Terkesan aneh, dalam pertimbangannya, majelis hakim sama sekali tak mempertimbangkan, status terdakwa M Reza sebagai jurnalis yang dilindungi UU Nomor 40/1999 tentang Pers.

Menangapi hal ini, kuasa hukum M Reza (Epong Reza), Muhammad Ari Syahputra SH usai persidangan kepada wartawan, Senin (25/3) menjelaskan, pihaknya siap menghadapi sidang selanjutnya, dengan agenda pembuktian saksi.

Dikatakan Muhammad Ari Saputra, kasus perkara yang sedang dihadapi Epong Reza ini merupakan bentuk kriminalisasi pers di Aceh, dan pihak penegak hukum tidak melihat kaitan, dan tidak menggunakan hak serta kewajiban wartawan yang ditinjau dari UU Pers.

“Bila korban H Mukhlis A.Md merasa dirugikan atas pemberitaan tersebut, yang sempat ditulis oleh M Reza ini, di Media Realitas.com dengan judul “Merasa Kebal Hukum, Adik Bupati Bireuen Terus Gunakan Minyak Subsidi”, tentunya H Mukhlis bisa menempuh jalur hak jawab,” sebutnya.

Sidang kasus yang menjerat wartawan online tersebut akan dilanjutkan, Senin (1/4) pekan depan dengan agenda pemeriksaan saksi yang dihadirkan oleh JPU.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *