oleh

Hakim Vonis Pembacok Pacar di Peusangan Bireuen 14 Tahun 6 Bulan

PENANEGERI, Bireuen – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bireuen memvonis Aulia Rizki (20) warga Pante Gajah, Kecamatan Peusangan, pelaku pembacokan terhadap pacarnya sendiri dengan hukuman 14 tahun 6 bulan penjara.

Pada sidang dengan agenda pembacaan putusan, di Pengadilan Negeri Bireuen itu diketuai oleh Hakim Ketua, Muchtar SH didampingi hakim anggota Rahma Noviantiana SH dan Mukhtaruddin SH, Senin (12/11).

Dalam sidang tersebut merupakan putusan kejahatan terhadap nyawa dengan, Nomor Perkara 175/Pid.B/2018/PN Bir dengan terdakwa Aulia Rizki yang sempat tertunda pada sidang sebelumnya.

“Dari hasil musyawarah majelis hakim, dari 15 tahun yang dituntut pihak kejaksaan, maka dijatuhkan pidana terhadap terdakwa Aulia Rizki dengan tuntutan 14 tahun 6 bulan penjara dan dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan.

Terdakwa, kata Majelis Hakim, diancam pidana dalam Pasal 340 ayat (1) KUHPidana jo Pasal 53 KUHPidana sebagaimana dalam surat dakwaan.

Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU), Abrari Rizki Falka SH pada sidang, 24 Oktober 2018 lalu menuntut terdakwa Aulia Rizki 15 tahun penjara, dan dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan dengan perintah agar terdakwa tetap ditahan.

Menerima putusan itu, terdakwa Aulia Rizki yang telah membacok korban Firda Maisura (18) warga Peusangan, tak lain pacarnya sendiri itu menyatakan akan pikir-pikir terhadap putusan tersebut.

Diberitakan sebelumnya, Aulia Rizki (22) warga Pante Gajah, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen yang selama ini berprofesi sebagai pedagang ayam terbukti membacok Firda Maisura (18), tak lain pacarnya sendiri, di kawasan Bendungan Irigasi, Pante Lhong II, Kecamatan Juli, Bireuen.

Pasca ditangkap, Aulia mengaku telah membacok korban dengan sebilah parang, alasannya cemburu terhadap Firda Maisura. Korban Firda Maisura dirawat, di rumah sakit BMC Bireuen, dan terakhir dirujuk ke rumah sakit Zainol Abidin Banda Aceh.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 komentar