oleh

Harga Beras dan Telur di Lhokseumawe Melonjak

-Aceh, Ekonomi-20 views

PENANEGERI, Lhokseumawe – Selama tiga bulan terakhir harga beras dan telur di Kota Lhokseumawe terus melonjak, hal ini membuat masyarakat mengeluh.

Salah seorang pedagang beras di Pasar Inpres Lhokseumawe, Fahmi kepada Penanegeri.com, Minggu (8/12) mengakui, bahwa kenaikan harga beras dimulai sejak akhir September.

Disebutkannya, harga beras merk rajawali dari harga Rp 155 ribu kini menjadi Rp 160 ribu per goni (isi 15 Kg), beras merk cabe merah sebelumnya Rp 155 ribu kini menjadi Rp 150 ribu per goni (isi 15 Kg), beras merk panah dari Rp 160 ribu kini menjadi Rp 165 ribu per goni (isi 15 Kg).

Sementara itu, harga telur juga ikut naik sejak Oktober, yakni dari harga Rp 38 ribu kini menjadi Rp 40 ribu per papan (isi 30 butir).

Diakuinya, dengan kenaikan harga beras dan telur itu, membuat pedagang harus menambah modal untuk membeli kebutuhan-kebutuhan tersebut.

“Kami berharap harga beras dan telur segera stabil,” pintanya.

Salah satu pembeli (konsumen), Juhari mengeluh atas kenaikan harga barang-barang tersebut dan berharap kepada pemerintah agar secepatnya mengatasi harga kebutuhan pokok dimaksud.

“Saya heran kenapa harga beras tidak turun-turun, padahal di daerah-daerah lagi panen. Kalau semua harga barang naik, pendapatan kami yang sedikit, tidak bisa lagi mengatur kebutuhan lainnya. Akibat kenaikan harga itu, biasanya saya membeli beras per goni, sekarang hanya sanggup beli per bambu,” tutupnya.

Komentar

Berita Terbaru