oleh

Harga Gula Pasir di Bireuen Tembus Rp 23 ribu Perkilogram

PENANEGERI, Bireuen – Selama tiga hari belakangan ini, harga gula pasir ditingkat pedagang tradisional di pasar pagi Bireuen naik menjadi Rp 23 ribu perkilogram, sebelumnya harga gula pasir masih berkisar Rp 13 ribu perkilogram, Kamis (26/3).

Sementara beberapa bahan pokok lainnya, hingga masih normal dan tidak ada kenaikan yang berarti dibandingkan gula pasir.

Menurut sejumlah pedagang enceran di pasar pagi Bireuen kepada Penanegeri.com, saat ini harga gula pasir Rp 1.100.000 perzak, itupun susah mendapatkannya.

“Kenaikannya harga gula pasir Rp 22 ribu hingga Rp 23 ribu sejak tiga hari belakangan ini, kalau sebelumnya harga gula pasir masih dijual Rp 13 ribu perkilogram,” ujar  Armia seorang pedagang di pasar pagi Bireuen.

Sementara untuk beberapa bahan pokok lainnya masih normal, seperti minyak goreng masih dijual Rp 10  ribu perkilo, minyak goreng Bimoli Rp 15 ribu perkilo, sedangkan telor masih didapat Rp 42 perpapan.

Begitu juga dengan harga beras lokal masih stabil, untuk beras cap panah dan cap dua jari masih dijual Rp 145 ribu perzak, lalu beras tangse Rp 150 ribu dan  JM Rp 165 ribu perzak.

Kecuali itu, harga bawang merah Rp 38 ribu perkilo, tomat Rp 5 ribu dan cabai merah Rp 25 ribu perkilogram, dan beberapa kebutuhan bahan pokok lainnya harganya masih tetap stabil harganya.

“Kalau harga kebutuhan lainnya masih stabil harganya dan belum naik, kecuali gula pasir. Kami juga heran kenapa belakangan ini gula pasir itu mahal dan pasokannya langka,” ujar Ahmadi pedagang lainnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *