oleh

Hari Pertama Penerapan E-TLE 14 Pengemudi Tertangkap Main HP sambil Mengemudi

PENANEGERI, Jakarta – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menerapkan sistem penilangan elektronik (e-TLE) baru sejak Senin, 1 Juli 2019.

Sebanyak 118 pelanggar terekam kamera canggih E-TLE (electronic-traffic law enforcement/e-TLE).

Diantaranya terdapat 14  pengemudi yang ditilang karena kedapatan menggunakan telepon genggam saat berkendara.

Sebanyak 14 pengemudi itu ditilang di kawasan Sudirman-Thamrin.

Sejak hari pertama diterapkan E-TLE (electronic-traffic law enforcement/e-TLE) oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, sedikitnya 14 pengemudi tertangkap kamera mengemudikan mobil sambil bermain HP di kawasan Sudirman-Thamrin

“Ada 14 pengendara yang memainkan HP yang terekam kamera E-TLE,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (2/7/2019).

Selain penggunaan HP, kamera tersebut bisa merekam pengendara yang tidak menggunakan sabuk pengaman.

Sebanyak 39 pengendara yang tidak menggunakan sabuk pengamanan terekam kamera dan dilakukan tilang elektronik.

“Untuk pelanggar lalu lintas yang melanggar aturan ganjil-genap, sebanyak 65 pelanggar terekam kamera E-TLE,” kata Yusuf.

Diketahui, kamera E-TLE sudah dipasang di 12 titik di sepanjang Sudirman-Thamrin.

Kamera ini mampu menganalisis berbagai pelanggaran, seperti tidak mengenakan seat belt, memakai ponsel saat berkendara, melanggar ganjil-genap, melanggar marka jalan, dan melanggar lampu merah.

Dengan adanya kamera ini, diharapkan pelanggaran makin berkurang.

Tilang elektronik juga diharapkan mengurangi interaksi polisi dengan pelanggar lalu lintas. (*/dtc)

Komentar

Berita Terbaru